27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Anggota PKK Gedangan Belajar Olah Mangga Jadi Pickle, Selai, dan Puding


Gresik, Bhirawa – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pelatihan pengolahan mangga menjadi tiga produk pangan, yakni pickle, selai, dan puding, kepada Ibu-Ibu PKK Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dan merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa di desa tersebut.

Kegiatan ini digagas untuk menjawab persoalan melimpahnya hasil panen mangga di Desa Gedangan yang selama ini kurang termanfaatkan secara optimal. Buah mangga yang bersifat mudah rusak kerap hanya dikonsumsi langsung atau diolah sekadar menjadi jus, sehingga saat musim panen raya tiba, harga jualnya anjlok karena pasokan yang melimpah tidak terserap maksimal.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan membuat tiga varian olahan sekaligus, puding mangga gel, pickle mangga renyah, dan selai mangga alami, lengkap dengan penerapan standar kebersihan pangan rumah tangga (Good Manufacturing Practices/GMP), mulai dari sterilisasi wadah kaca, penggunaan alat pelindung diri seperti celemek dan masker, hingga teknik pengemasan hot filling untuk menjaga produk tetap awet tanpa bahan pengawet.

Satrio Fajar Evrianto, mahasiswa yang menjadi pelaksana kegiatan, mengatakan pemilihan tiga produk olahan ini didasari pertimbangan bahwa ketiganya bisa dibuat dengan peralatan dan bahan yang mudah didapat di rumah tangga.

“Kami sengaja pilih produk yang prosesnya tidak ribet, tapi tetap punya nilai jual. Ibu-ibu di sini kebanyakan sudah biasa masak, jadi tinggal dikenalkan standar kebersihan dan takaran yang benar supaya hasilnya konsisten dan tahan lama,” kata Satrio.

Berita Terkait :  Dinsos Jatim Salurkan 50 Sepatu untuk Remaja Binaan Penerima Manfaat

Salah satu peserta dari kalangan Ibu PKK yang mengikuti pelatihan tersebut memberikan tanggapannya usai mencicipi hasil olahan pickle mangga buatan sendiri.

“Kalau pickle-nya menurut saya masih agak terlalu asam, mungkin karena air lemonnya kebanyakan, tapi secara keseluruhan rasanya enak, apalagi teksturnya masih renyah. Kalau nanti dicoba lagi di rumah, mungkin takaran asamnya bisa dikurangi sedikit biar lebih pas di lidah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dibanding selai dan puding yang menurutnya sudah pas dari segi rasa, pickle memang jadi produk yang paling menantang karena harus menyeimbangkan antara rasa asam, asin, dan pedas sekaligus, sehingga wajar jika hasil pertama masih perlu penyesuaian.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., M.Psi., mengatakan pelatihan olahan mangga ini sejalan dengan tujuan program pengabdian untuk memberi keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan masyarakat setelah program selesai.

“Yang kami tekankan bukan cuma resepnya, tapi juga pemahaman soal keamanan pangan, supaya produk yang dihasilkan warga nanti benar-benar aman dikonsumsi dan bisa dijual dengan standar yang layak,” kata Salsabila.

Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta, sekitar 30 persen peserta mengalami peningkatan pemahaman signifikan mengenai prinsip dasar pengolahan pangan, seperti fungsi pektin, sterilisasi termal, dan pengaturan tingkat keasaman produk. Dari sisi rasa, hasil uji coba produk kepada beberapa pengguna eksternal juga menunjukkan respons positif, terutama untuk varian selai yang dinilai memiliki tekstur dan rasa buah asli yang menonjol.

Berita Terkait :  Satu Juta Orang Menikah Diusia 18 Tahun, Gen Z dan Milenial Diminta Hindari Pernikahan Dini

Kegiatan ini turut memperkenalkan konsep usaha rumahan bernama “Sweet O’ Mango” sebagai wadah bagi Ibu-Ibu PKK untuk mengembangkan hasil pelatihan menjadi peluang bisnis skala rumah tangga, dengan harapan produk olahan mangga ini bisa terus diproduksi dan dipasarkan secara mandiri oleh warga usai program pengabdian berakhir. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!