29.3 C
Sidoarjo
Sunday, November 8, 2026
spot_img

Sudah Kantongi SLHS, SPPG di Sidoarjo Tetap Wajib Diperiksa Berkala

Sidoarjo, Bhirawa. – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo yang sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) tetap wajib dilakukan pemeriksaan secara berkala.

Upaya itu dilakukan untuk mencegah kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo terulang kembali.

Seperti diketahui, kasus keracunan massal yang sempat menghebohkan nasional itu terjadi di SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin. Ratusan siswa dan santri Ponpes Manba’ul Hikam keracunan setelah menyantap MBG. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo mencatat jumlah korban mencapai 748 orang.

Di Sidoarjo, SPPG memang wajib memiliki SLHS. Sertifikat itu untuk memastikan kelayakan dalam menghasilkan produk makanan yang sehat dan higienis.

Dinkes Sidoarjo diingatkan agar seluruh SPPG di Kabupaten Sidoarjo mengantongi SLHS semua. Agar program MBG di Sidoarjo berjalan lancar.

Kepala Bidang Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dinkes Sidoarjo, dr. Inensa Khoirul Harap, mengatakan di Sidoarjo sudah ada 142 SPPG yang mengantongi SLHS.

“Selain itu, ada 5 SPPG dalam proses pengajuan, dan 2 SPPG dalam proses penerbitan SLHS. Tinggal 3 SPPG yang belum mengajukan permohonan SLHS kepada kita,” kata dr. Inensa, belum lama ini.

Tiga SPPG yang belum mengajukan SLHS itu tidak disebutkan nama maupun alasannya. Dinkes Sidoarjo akan terus melakukan pendampingan sehingga SLHS bisa terbit.

Ada dua hal yang dilakukan Dinkes kepada SPPG. Pertama, memberikan pelatihan keamanan pangan siap saji kepada relawan SPPG.

Berita Terkait :  Antusias, Pelamar CPNS di Bojonegoro Tembus 13.800 Orang

Kedua, tim kesehatan lingkungan Dinkes Sidoarjo akan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan kepada SPPG yang akan mengajukan SLHS.

Penerbitan SLHS sendiri dilakukan melalui tahapan pemeriksaan langsung di lokasi, uji kualitas pangan siap saji, serta uji sampel air yang diambil dari masing-masing dapur dan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Sidoarjo.

“Jika seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi, maka SLHS akan diterbitkan,” kata dr Inensa.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong pemenuhan SLHS kepada seluruh SPPG.

“Langkah ini untuk memastikan seluruh SPPG memenuhi standar higiene dan sanitasi sehingga keamanan makanan bagi penerima manfaat dapat tetap terjaga,” ujar Subandi. (kus.he])

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!