Pemprov Jatim, Bhirawa. – Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik dalam kompetisi nasional ImagiNation 2026, yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama AssemblrEDU. Penghargaan ini diterima berkat partisipasi sekolah terbanyak di seluruh Indonesia, dengan total 505 sekolah, mengungguli Jawa Barat (457 sekolah) dan Jawa Tengah (293 sekolah).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pendidikan di Jatim. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan kita bersama. Terima kasih kepada para murid, guru, kepala sekolah, dan seluruh insan pendidikan yang terus bergerak dan berkarya,” ujarnya di Surabaya, Jumat (6/11).
Sebanyak 505 sekolah tersebut terdiri dari 223 SD, 119 SMP, serta 163 SMA/SMK, menunjukkan semangat inovasi pembelajaran digital tumbuh di semua jenjang pendidikan. Khofifah menegaskan bahwa prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan bukti keberhasilan proses belajar yang bermutu. “Kita ingin anak-anak mampu berpikir kritis, berani mencoba, terampil memecahkan masalah, dan memiliki karakter yang kuat,” tegasnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi modal penting untuk memperluas keterlibatan sekolah dalam inovasi pembelajaran. Khofifah juga memberikan apresiasi khusus kepada para guru yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi. “Ketika guru mau mencoba cara baru dan mendampingi murid dengan sepenuh hati, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar,” katanya.
Melalui ImagiNation, guru dan murid mengembangkan karya interaktif berbasis teknologi 3D dan Augmented Reality (AR). Khofifah berharap teknologi ini membantu murid memahami pelajaran, mengembangkan imajinasi, serta menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. “Teknologi harus membantu anak-anak memahami pelajaran lebih baik, diiringi dengan etika dan tanggung jawab,” pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai, menyambut baik capaian tersebut dan berharap ajang ini berlanjut setiap tahun. Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengingatkan pentingnya membangun karakter kreatif, konsisten, ingin tahu, dan rendah hati. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa lebih dari 5.200 guru dan murid berpartisipasi dalam kompetisi ini, menghasilkan lebih dari 1.600 proyek pembelajaran digital.
Khofifah menutup dengan pesan agar semangat berinovasi terus terjaga. “Selamat kepada seluruh insan pendidikan Jawa Timur. Teruslah belajar, berinovasi, dan berprestasi dengan tetap rendah hati. Mari kita wujudkan Jatim Cerdas melalui pendidikan yang benar-benar berdampak,” pungkasnya. (Ina.kt)


