Surabaya, Bhirawa – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings: Asia 2027. Sebagai pendatang baru dalam pemeringkatan tersebut, Umsura berhasil menempati peringkat ketiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya, peringkat ke-44 perguruan tinggi di Indonesia, serta peringkat ke-163 di Asia Tenggara.
Pemeringkatan yang dirilis lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia, QS Quacquarelli Symonds, pada 3 November 2026 di Bali itu melibatkan 1.722 universitas dari 26 sistem pendidikan tinggi di kawasan Asia.
Capaian tersebut menjadi langkah penting bagi Umsura dalam memperluas pengakuan akademik sekaligus memperkuat daya saing di tingkat regional. Terlebih, Umsura mampu langsung menempati posisi ketiga PTS di Surabaya meski baru pertama kali masuk dalam pemeringkatan QS Asia.
Wakil Rektor Umsura bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi, Radius Setiyawan mengatakan, capaian tersebut merupakan bagian dari upaya universitas untuk meningkatkan reputasi dan kualitas institusi. Ke depan, Umsura akan terus melakukan pembenahan pada sejumlah aspek agar posisi dalam pemeringkatan internasional semakin meningkat.
“Ke depan, kita akan terus mendorong agar pemeringkatan dan posisi QS World University Rankings terus melejit dengan meningkatkan beberapa hal. Dalam waktu dekat, kita juga sedang fokus pada pemeringkatan THE dan QS WUR. Semoga hasilnya juga memuaskan,” katanya, Kamis (5/11).
Dalam QS Asia 2027, penilaian perguruan tinggi dilakukan melalui 11 indikator utama. Di antaranya reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, rasio dosen dan mahasiswa, jumlah staf akademik bergelar doktor, produktivitas publikasi ilmiah, sitasi per publikasi, serta jejaring penelitian internasional.
Aspek internasionalisasi juga menjadi bagian penilaian, meliputi proporsi dosen dan mahasiswa internasional serta mobilitas mahasiswa melalui program pertukaran, baik yang masuk maupun keluar negeri.
Pada sejumlah indikator, Umsura mencatatkan capaian yang menonjol. Di antaranya skor 93,3 pada rasio dosen dan mahasiswa, 43,9 pada pertukaran mahasiswa, serta 29,2 pada pertukaran mahasiswa ke luar negeri.
Radius menambahkan, capaian tersebut sejalan dengan peta jalan pengembangan Umsura yang menargetkan universitas menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional. Upaya itu dilakukan melalui penguatan reputasi akademik, peningkatan kualitas dan dampak penelitian, serta perluasan kolaborasi global.
Sebagai informasi, Indonesia mencatatkan 116 perguruan tinggi dalam QS Asia 2027. Jumlah tersebut meningkat 22 institusi dibandingkan edisi sebelumnya dan menjadi partisipasi tertinggi Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam pemeringkatan tersebut. [ina.wwn]


