Sidoarjo, Bhirawa – Sebanyak 500 orang turis mancanegara yang sedang ikut tour kegiatan Viking Venus Cruise Ship, Rabu (4/11) kemarin, datang ke museum MPU tantular Jawa Timur, yang berada di Kecamatan Buduran, Sidoarjo.
Selain melihat lihat benda -benda bersejarah peninggalan budaya Nusantara, yang tersimpan di dalam museum, para turis juga sempat berbelanja di stand -stand produk kerajinan UMKM Sidoarjo, yang stand by dalam lokasi museum, di kegiatan hari itu.
Salah satu pelaku UMKM asal Desa Sidokerto Kecamatan Buduran, Ida, mengaku kegiatan seperti ini bermanfaat untuk pemasaran produk UMKM. “Pada kunjungan turis seperti ini, pada Bulan Mei lalu, banyak produk saya yang terjual, Alhamdulillah,” katanya.
Ida menjual produk kerajinan seperti baju dan pernik-pernik yang semuanya dalam bentuk rajutan. Semua produk ia kerjakan sendiri di rumahnya. Pelaku UMKM lainnya, juga mengaku senang bisa berdagang dalam kesempatan ini. Sebab kesempatan laku dan terbeli bisa terjadi dalam acara ini.
Ia menyatakan kalau bisa para turis yang datang membawa mata uang rupiah. Sebab kadang -kadang pelaku UMKM kesulitan uang kembalian, apabila ada turis yang beli produk menggunakan mata uang Dollar.
Terpantau dalam kunjungan kedua selama tahun 2026 kegiatan tour kegiatan Viking Venus Cruise Ship ini, ada lebih dari 5 pelaku UMKM yang stand by. Diantaranya ada yang menjual kerajinan batik tradisional, kerajinan perak, kerajinan lukisan, produk jajanan khas.
Kunjungan para turis ini tidak membosankan, karena para pelaku UMKM, ada yang menawarkan kepada mereka untuk belajar membatik. Tentu saja ini menjadi hal yang baru bagi para turis.
Selain itu, para turis sempat ditawari untuk bisa memakai sepeda kuno, yang roda depan ya besar sedang roda ban belakang sangat kecil. Dari 3 turis yang mencoba ada satu turis yang bisa mengayuh sepeda yang merupakan replika dari sepeda kuno dari negara Belanda itu.
Kepala UPT Museum Mpu Tantular Jawa Timur, Rica Puspita, SSTP MSi, mengatakan kedatangan para turis mancanegara yang masuk dalam kegiatan Viking Venus Cruise Ship tersebut, menjadi agenda rutin di museum MPU tantular Jawa Timur.
“Kedatangan para turis mancanegara ini setiap tahun meramaikan kunjungan ke museum MPU tantular,” komentar Rica, ikut menyambut kedatangan rombongan para turis mancanegara itu.
Menurutnya semua pihak pantas memberi layanan yang maksimal kepada tamu yang berkunjung kedalam museum milik Pemprov Jatim ini. Tidak hanya petugas museum, juga para pelaku UMKM, dan pedagang yang berada di sekitar museum. Layanan kepada mereka harus pantas.
“Jangan karena mereka ini turis , makan harga yang diberikan kepada mereka ditinggikan karena aji mumpung, justru hal seperti itu akan merusak citra bangsa kita dimata dunia,” komentar Rica, yang sempat mondar -mandir memantau kedatangan para turis, baik di dalam lokasi melihat benda -benda bersejarah, juga melihat saat mereka berbelanja di pelaku UMKM.
Pada hari itu, situasi museum Mpu Tantular Jawa Timur sangat ramai, karena selain ada kunjungan turis mancanegara, juga barengan ada kunjungan tamu dari anak -sekolah SD dan TK, serta ada kegiatan dari mahasiswa di sana.
Menurut Tina, ketua DPC HPI Surabaya, kedatangan ke museum MPU Tantular Jawa Timur, memang menjadi salah tujuan utama dari kapal pesiar Viking. Kedatangan ke museum ini menjadi salah tujuan ke Kota Surabaya dan ke kota Trowulan Mojokerto.
“Kita tak hanya masuk ke museum melihat benda -benda bersejarah, tetapi juga sajikan barang barang kerajinan para pelaku UMKM, tamu -tamu ini suka berbaur dengan masyarakat, seperti kita lihat para turis ini suka saat diajak belajar membatik kan,” komentarnya.
Tina juga menyampaikan para turis mancanegara yang ikut dalam kapal pesiar ini, mengatakan senang berkunjung ke museum MPU Tantular Jawa Timur, pelayanan yang mereka dapatkan sangat memuaskan. [kus.wwn]


