29.3 C
Sidoarjo
Wednesday, November 4, 2026
spot_img

Konsisten Kendalikan AIDS, TBC dan Malaria, Pemkot Raih Penghargaan Nasional

Pemkot Mojokerto, Bhirawa. – Komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengendalikan penyakit menular kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award 2026 dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) di Bandung, Selasa (3/11) malam. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan kontribusi Pemkot Mojokerto dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan, khususnya dalam pencegahan serta pengendalian AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria.

Ning Ita mengatakan, keberhasilan pengendalian ketiga penyakit tersebut tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan sinergi lintas sektor, deteksi dini, kemudahan akses layanan kesehatan, serta dukungan anggaran yang memadai.

”Pemkot Mojokerto bersinergi dengan masyarakat untuk menemukan kasus secara aktif hingga tingkat RT/RW. Screening juga dilakukan secara berkala melalui Puskesmas dan RS. Selain itu, kami mengintegrasikan layanan agar masyarakat mudah mengakses pemeriksaan maupun pengobatan,” tutur Ning Ita.

Dalam penanganan HIV/AIDS, Pemkot Mojokerto melakukan pemeriksaan atau skrining terhadap kelompok populasi kunci dan kelompok berisiko. Layanan perawatan, dukungan, dan pengobatan juga telah tersedia di seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk, yakni enam Puskesmas dan enam RS di Kota Mojokerto.

Pendampingan terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) turut diperkuat melalui kader Layanan Komprehensif Berkesinambungan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), serta LSM Mahameru.

Berita Terkait :  Refleksi Satu Abad NU: Menjaga Khittah, Merawat Peradaban

Sementara itu, dalam pengendalian TBC, Pemkot Mojokerto terus memperkuat penemuan kasus, pendampingan, dan pemantauan pasien agar pengobatan dapat berjalan hingga tuntas. Upaya itu menunjukkan hasil positif dengan capaian keberhasilan pengobatan mencapai 91,78%.

Adapun dalam pengendalian malaria, Kota Mojokerto telah memperoleh sertifikat eliminasi malaria sejak 2014. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan untuk mempertahankan status itu.

Langkah yang dilakukan antara lain melalui survei migrasi dengan memeriksa warga yang baru kembali dari daerah endemis malaria. Selain itu, pemeriksaan jentik nyamuk Anopheles juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan wilayah terhadap penularan malaria.

Menurut Ning Ita, keberhasilan berbagai program kesehatan tersebut tidak lepas dari dukungan anggaran dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari kader kesehatan, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga komunitas di tingkat lingkungan.

”Pencegahan dan pengobatan harus didukung ketersediaan anggaran yang memadai serta kolaborasi lintas sektor. Karena itu, kami melibatkan berbagai komunitas dan elemen masyarakat agar upaya pengendalian penyakit ini berjalan optimal,” imbuhnya.

Ning Ita juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut. Bagi warga yang telah terdiagnosis, ia mengimbau agar menjalani pengobatan hingga tuntas.

Sementara masyarakat yang sehat diharapkan terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta tidak memberikan stigma negatif kepada penderita.

Berita Terkait :  Wabup ​Mbak Ulfi Dorong Kader Fatayat NU Situbondo Berdaya dan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

”Jangan ragu untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan sampai tuntas. Mari bersama-sama menjaga pola hidup sehat dan memberikan dukungan kepada sesama. Dengan begitu, kita bisa mewujudkan Kota Mojokerto yang sehat dan masyarakat yang lebih sejahtera,” tandasnya.

Penghargaan ATM Award 2026 ini menjadi pengakuan atas berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Mojokerto dalam memperkuat pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit menular secara berkelanjutan. [oky.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!