32.3 C
Sidoarjo
Tuesday, October 27, 2026
spot_img

UPT PJJ Kediri DPU Bina Marga Jatim Libatkan Warga Lewat FKP, Pemeliharaan Jalan Ngantru–Batas Blitar Ditarget Rampung Sebelum Nataru

Bhirawa Surabaya – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Kediri mengundang masyarakat serta pihak terkait untuk berdiskusi mengenai rencana pemeliharaan berkala Jalan Ruas Ngantru–Batas Kabupaten Blitar (Link 007). Forum Konsultasi Publik (FKP) tersebut digelar di Kantor Desa Pakel, Kabupaten Tulungagung, Rabu, 21 Oktober lalu.

Kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi rencana proyek sekaligus penggalian aspirasi warga. Dengan pelibatan masyarakat sejak awal, pihak pengelola proyek berupaya memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar dan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi dapat ditekan seminimal mungkin.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Kediri, Ir. Marsono, S.T., M.M., menjelaskan bahwa pekerjaan telah dimulai pada Oktober 2026 dengan total panjang penanganan sekitar 5,000 kilometer (km). Penanganan dibagi menjadi dua segmen: Segmen 1 sepanjang kurang lebih 4,370 km dan Segmen 2 sepanjang kurang lebih 630 meter, melintasi Desa Pakel, Desa Pucung, hingga Desa Srikaton.

“Harapan kami pekerjaan dapat selesai tepat waktu pada Desember 2026 mendatang, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan atau gangguan lalu lintas yang mungkin timbul selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Marsono saat di konfirmasi Bhirawa, Selasa (27/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendukung kelancaran proyek tersebut. “Kami memohon kepada jajaran Muspika (Camat, Danramil, Kapolsek), instansi/OPD terkait, serta masyarakat sekitar untuk terus bersinergi dan berkolaborasi. Apabila terdapat kendala di lapangan, masyarakat dapat segera menyampaikannya melalui call center yang telah disediakan,” pukasnya.

Berita Terkait :  Penantian TPP ASN Pemkot Mojokerto Cair

Dari sisi pengawasan, Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos., menilai koordinasi intensif antara UPT PJJ Kediri, penyedia jasa, Muspika, dan OPD terkait perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi sejak dini.

“Dengan komunikasi yang terjalin baik sejak awal, kita optimis pekerjaan ini dapat terlaksana tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” tegas Khusnul.

Apresiasi turut disampaikan Kepala Desa Pakel, Kasenur. Menurutnya, forum tersebut efektif menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga dalam mengantisipasi kendala selama pengerjaan berlangsung.

“Kami berharap perbaikan jalan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mampu memicu pertumbuhan ekonomi lokal,” tuturnya.

Melalui FKP ini, UPT PJJ Kediri menegaskan komitmennya memastikan pemeliharaan berkala berjalan optimal. Sasarannya adalah meningkatkan kemantapan jalan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah II (Kab. Tulungagung, Kota Blitar, Kab. Blitar), jajaran OPD terkait, Polres Tulungagung, serta unsur Muspika setempat. (BMNews)

Konteks pemeliharaan berkala umumnya bertujuan mengembalikan kondisi jalan ke tingkat kemantapan sesuai rencana dan mencegah kerusakan yang lebih luas. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!