28.2 C
Sidoarjo
Saturday, October 24, 2026
spot_img

Dorong Perlindungan Anak di Ruang Digital, Pemkab Madiun Gelar Deklarasi dan Edukasi Publik

Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Kurnia Aminulloh (tengah) saat menghadiri gelar Deklarasi dan Edukasi Publik Serentak secara daring di Ruang Rapat IT, Puspem Kab.Madiun, Caruban, Kamis (22/10).sudarno/bhirawa

Pemkab Madiun, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Deklarasi dan Edukasi Publik Serentak bertema “Perlindungan Anak di Ruang Digital” secara daring melalui Zoom, Kamis (22/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat IT, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, Caruban.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Kurnia Aminulloh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Suntoko, Ssos MSi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Robani, SSos serta peserta yang mengikuti secara daring.

Dalam sambutannya, Kurnia Aminulloh menyampaikan bahwa internet kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Selain memberikan kemudahan untuk belajar dan berkomunikasi, ruang digital juga memiliki berbagai risiko, seperti paparan konten tidak sesuai usia, perundungan siber, penipuan, dan penyebaran informasi menyesatkan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen mendorong terciptanya ekosistem digital yang ramah dan aman bagi anak melalui peningkatan literasi digital serta penguatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud ikhtiar nyata dalam menumbuhkan kesadaran literasi digital, memperkuat ketahanan mental anak di ruang siber, serta memberikan bekal edukatif bagi pendidik, orang tua, dan aparat agar mampu mendampingi aktivitas digital generasi muda secara bijak dan berkelanjutan,” ujar Kurnia.

Berita Terkait :  Plt Wali Kota Pasuruan Sebut Peran Guru Bentuk Masa Depan Anak Bangsa

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu mendorong langkah nyata dalam melindungi anak di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Sementara itu, narasumber bidang psikologi sekaligus akademisi Universitas Kristen Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun, Robik Anwar Dani, menjelaskan bahwa internet memiliki manfaat sekaligus risiko. Karena itu, anak-anak perlu mendapatkan pendampingan agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan aman.

Robik juga mengingatkan pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, mewaspadai interaksi dengan orang yang baru dikenal di media sosial, serta menjaga kerahasiaan data pribadi. Ia turut menjelaskan empat risiko di ruang digital, yakni content (resiko dari konten), contact (risiko interaksi dengan pihak lain), conduct (risiko akibat perilaku pengguna), dan contract (risiko terkait perjanjian atau transaksi digital).

Pada kesempatan yang sama, Katim Identifikasi Idensos Satgaswil Jawa Timur, Dani Teguh Wibowo, memaparkan tentang radikalisme, terorisme, serta manfaat dan potensi penyalahgunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi AI dapat membantu pekerjaan sehari-hari, tetapi juga berpotensi digunakan untuk membuat deepfake, menyebarkan berita palsu, dan melakukan penipuan digital.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, masyarakat diimbau melindungi data pribadi, memverifikasi informasi, serta menjaga keamanan akun dan perangkat digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap terbangun kesadaran bersama untuk menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan ramah anak. Dengan dukungan pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. [dar.hel]

Berita Terkait :  Cegah Stunting, Pj Wali Kota Batu Ajak Anak Gemar Makan Ikan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!