35.3 C
Sidoarjo
Tuesday, October 20, 2026
spot_img

​Tingkatkan Akurasi Data dan Tekan Kemiskinan, Pemkab Situbondo Libatkan Peran RT

​Situbondo, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo terus berupaya memperkuat tata kelola data kependudukan dan penanggulangan kemiskinan di wilayahnya. Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Situbondo, Mas Rio, yang menyebutkan bahwa Pemkab telah menganggarkan program Pemutakhiran Data Kependudukan untuk tahun 2027.

Ia mengungkapkan pentingnya memiliki data kensus dan kependudukan yang presisi. Menurutnya, selama ini sering terdapat ketimpangan data antar-instansi atau wilayah yang berpotensi memengaruhi ketepatan sasaran berbagai program daerah.

​”Ini bukan sekadar pesan, melainkan arahan. Kita sudah menganggarkan pada tahun 2027 untuk pemutakhiran data. Sampai saat ini, kita perlu data yang benar-benar presisi karena setiap versi sering kali berbeda,” sebutnya.

Padahal, data presisi sangat berkaitan dengan struktur anggaran, seperti BPJS maupun rencana strategis penurunan angka kemiskinan. Dalam pelaksanaannya kelak, Pemkab Situbondo akan menggerakkan peran para Ketua RT di seluruh wilayah sebagai ujung tombak pengumpulan data di lapangan.

“Langkah ini dinilai strategis agar pendataan mencerminkan kondisi riil di masyarakat.  ​Guna mendukung kelancaran tugas para ketua RT tersebut, Pemkab juga menyiapkan berbagai sarana penunjang, mulai dari seragam hingga alokasi honor atau anggaran pendukung pendataan,” tambah Mas Rio.

​Untuk pemutakhiran data, anggaran tentu disiapkan dengan menyiapkan seragam hingga honornya. “Mengenai insentif tambahan, saat ini masih dalam tahap pembahasan di TAPD, namun dinamika anggaran terus kita cermati,” tambahnya.

Berita Terkait :  Emak-emak Wadul Korban PHK, Ketua DPRD Gresik Langsung Kasihkan Sebagian Uang Tunjangan Rp20 Juta

​Selain fokus pada akurasi data, Bupati Situbondo juga memaparkan indikator keberhasilan penurunan angka kemiskinan daerah yang sejalan dengan penguatan roda perekonomian. Salah satunya ditunjukkan oleh tren positif pertumbuhan investasi daerah yang mengalami peningkatan signifikan hingga 180 persen.

​”Kunci penurunan kemiskinan ada pada pergerakan ekonomi. Ketika investasi tumbuh, kegiatan ekonomi bergerak, dan konsumsi rumah tangga meningkat—seperti sektor pertanian, perdagangan, hingga UMKM—maka pendapatan masyarakat ikut terangkat,” jelasnya.

​Meski angka kemiskinan di Situbondo terus menunjukkan tren penurunan, Mas Rio mengaku belum puas dan berkomitmen untuk mengakselerasi capaian tersebut agar dampaknya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat luas.

​”Strategi penanganan kemiskinan kita sudah berada di jalur yang benar (on the track). Namun saya belum puas, saya ingin penurunannya bisa lebih cepat lagi. Salah satu kuncinya adalah memutakhirkan data riil kemiskinan bersama para RT ini,” pungkasnya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!