Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya
Surabaya, Bhirawa – Tim Puteri Universitas Negeri Malang (UM) menang telak dengan mengalahkan tim Puteri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) lewat skor dramatis 9-0 dalam Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya yang digelar di GOR Pertamina ITS, Senin (19/10).
Pelatih Universitas Negeri Malang Puteri, Arif Rahmat Hidayatulloh mengungkapkan bahwa performa anak didiknya ini merupakan tenaga terakhir di pertandingan terakhir juga.
“Pastinya pada capek semua, tapi Alhamdulillah semua strategi yang diterapkan bisa diaplikasikan oleh anak-anak. Untuk hari ini, saya sudah puas tapi juga masih ada persiapan lagi buat ajang nasional,” terangnya.
Coach Arif juga mengapresiasi hasil kerjasama timnya karena sudah menampilkan permainan terbaiknya sehingga bisa mengalahkan tim lawan dengan skor telak 9-0.
“Untuk memperoleh hasil maksimal kita merotasikan pemain, meskipun di lag utama kita menang besar tapi di pertandingan kali ini kita mencoba memantapkan tim kita karena kami menyadari bahwa di komposisi pemain kami belum begitu menyatu karena ada beberapa mahasiswa baru yang ingin belajar futsal,” ujarnya.
Bahkan coach Arif memberikan banyak catatan terkait pemain karena banyak regenerasi dari tim kami. Dari 17 pemain yang saya daftarkan ke Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya, pemain senior hanya enam orang. Selebihnya mahasiswa baru.
Captain Pemain Universitas Negeri Malang Putri, Nathaniela Fetrikayana Putri juga menyampaikan rasa puas walaupun dengan waktu yang tergolong singkat untuk berlatih bersama teman-temannya.
“Kami bersama teman-teman disetiap pertandingan selalu mengeluarkan tenaga terbaik dan di pertandingan terakhir ini merupakan titik tenaga terbaik yang kami berikan untuk menang,” katanya.
“Dengan adanya Campus League wadah yang luar biasa karena turnamen ini memfasilitasi para peserta dari hal besar sampai yang detail. Jujur saja, Campus League ajang impian bagi kami, para pemain. Tahun lalu, teman saya dapat kesempatan trial di Timnas. Jadi, ini wadah luar biasa bagi atlet futsal di masa depan,” ucapnya.
Baginya, berlaga di Campus League 2026 meninggalkan kesan mendalam, karena Campus League bukan sekadar arena tanding melainkan tempat lahirnya para pemain besar di masa mendatang.
Beralih ke sektor puteri, tim UM bermain cepat sekaligus tanpa ampun. Babak pertama baru berjalan dua menit, salah satu anchor UM, Nabila Wahidiyati mencetak gol.
Tiga menit kemudian, tendangan Nathaniela Fetrikayana Putri meruntuhkan pertahanan lawan. Gol tersebut mengawali catatan hat-trick-nya hari ini. Dua gol tambahan dicetak masing-masing pada menit ke-17 dan 38.
Penyerang UM lainnya, Linggena Nirigi menggedor gawang ITS pada menit ke-15 dan 30. Dominasi UM menebal tatkala sepakan Patrisia Iyai, Erviona Marshanda Audria, dan Isabela Maharani Mansawan bertubi-tubi menghajar gawang kubu seberang.
Sementara itu, kemenangan tim Puteri UM semakin sempurna setelah tim putera Universitas Negeri Malang (UM) berhasil mengamankan tiket babak final usai mengalahkan Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) dalam pertandingan semifinal dengan skor 2-0.
Tim putera Universitas Negeri Surabaya (UNESA) unggul 6-0 atas Universitas Surabaya (UBAYA) di babak semifinal.
Pesta gol UNESA dimulai pada menit keempat berkat tembakan jitu Mochammad Iqbal Hidayatullah. Anchor UNESA, Ramzi Faiz Setiawan, mempersembahkan gol kedua di menit ke-19.
Semenit kemudian, gawang UBAYA kebobolan lagi kali ini berkat “tendangan maut” Sabastian Resa Kurniawan. UNESA makin jauh meninggalkan lawan setelah pivot bernomor punggung 15, Windu Cikal Nugroho, menyumbang tiga gol pada menit ke-26, 37 dan 38.

Pemain UNESA, Windu Cikal Nugroho juga berbagi kesan soal beraksi di Campus League 2026. Sadar ini ajang bergengsi, persiapan tim UNESA tak main-main.
“Tampil di Campus League, ini kali pertama bagi kami. Persiapannya, berlatih selama dua bulan. Untuk rasa canggung dan grogi sudah tidak ada. Kami berfokus ke chemistry antar anggota, bermain simpel, dan menyalakan semangat kolektivitas demi hasil terbaik,” paparnya.
Selain itu, Achmad Rizky Widianto selaku pelatih, Windu dan kawan-kawan berjanji tampil all out kala menghadapi tim UM di babak final, esok. Achmad membeberkan, target UNESA tidak hanya jadi juara Regional Surabaya melainkan berjaya di putaran The Nationals. Agar lolos ke The Nationals, ada banyak hal yang mesti disiapkan dan diperbaiki dalam waktu dekat.
“Kami akan memperbaiki powerplay, kualitas kiper, meningkatkan efektivitas dari aspek drible, passing, hingga finishing. Tim UM memiliki pemain dengan pergerakan cepat dan bagus dalam finishing bola. Karenanya, besok kami harus bisa pegang kendali dari tempo maupun bola,” tegasnya.
Ekosistem Futsal Bergerak
Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya digelar di Kota Pahlawan dari 13 hingga 20 Oktober 2026. Head of Competition Campus League, Dave Leopold, bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat maupun student-athlete Surabaya dan sekitarnya, dalam menyambut turnamen ini.
GOR Futsal Pertamina ITS sendiri dipilih sebagai lokasi bukan tanpa alasan. “Kampus yang punya lapangan futsal dengan ukuran 40 x 20, sesuai standar federasi, itu tidak banyak. ITS memiliki tribun, ruang ganti, lahan parkir yang luas, dan akses pun mudah,” terangnya, lalu menyinggung target Campus League 2026.
“Target kami, ekosistem futsal bergerak. Spotlight-nya bukan hanya ke pemain dan pelatih, tapi bagaimana ekosistem berkembang baik dari panitia hingga penonton. Jadi, penonton bisa menikmati pengalaman pertandingan secara aman, nyaman, kemudian pulang dengan hati senang,” urai Dave, seraya mengakui Surabaya lumbung futsal di Tanah Air.
Selain itu, menurut Dave, Surabaya salah satu lumbung futsal di Indonesia. Itu terbukti dengan BTS (Bintang Timur Surabaya) juara berkali-kali.
Selanjutnya setelah Surabaya, Campus League 2026 – Futsal akan menyapa Yogyakarta pada 20 sampai 27 Oktober mendatang. Rangkaian Campus League 2026 – Futsal akan mencapai puncaknya pada fase The Nationals, yang bakal diselenggarakan di Yogyakarta mulai 25 November sampai 2 Desember 2026. [riq]




