27 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Asah Kompetensi Broadcasting Siswa, SMEKDOR Upgrade Peralatan Berstandar Profesional


Surabaya, Bhirawa – SMK Dr Soetomo (Smekdor) Surabaya terus mengasah kompetensi siswa jurusan Produksi Film dan Program Televisi (PSPT) melalui keterlibatan langsung dalam produksi siaran ajang olahraga. Tak hanya menambah jam terbang, sekolah juga meningkatkan kualitas peralatan broadcasting agar siswa terbiasa menggunakan teknologi yang mendekati standar industri profesional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui keterlibatan siswa dalam Student Volleyball League (SVL) 2026. Sebanyak sembilan siswa PSPT bersama tiga pendamping bertugas dalam produksi dan penyiaran pertandingan bola voli pelajar tingkat Jawa Timur tersebut.

Kepala SMK Dr Soetomo Surabaya, Juliantono Hadi, mengatakan pengalaman praktik di lapangan menjadi kebutuhan penting bagi siswa SMK, mengingat pembelajaran didominasi kegiatan praktik. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan profesional, siswa diharapkan mampu menguasai kompetensi sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Selama ini siswa sudah terbiasa terlibat dalam kegiatan sepak bola, seperti pertandingan Persebaya dan DBL. Untuk SVL, ini menjadi pengalaman pertama mereka dalam produksi siaran bola voli,” ujarnya, Kamis (15/10).

Menurut Juliantono, produksi siaran olahraga membutuhkan peralatan khusus untuk menangkap berbagai momen pertandingan secara detail. Karena itu, Smekdor menyiapkan perangkat broadcasting terbaru, termasuk kamera Micro Studio Camera 4K dari Blackmagic Design.

Kamera tersebut memiliki kemampuan menghasilkan gambar beresolusi 4K dan dapat digunakan untuk pengambilan gambar dari sudut pandang tertentu atau point of view (POV). Ukurannya yang ringkas memungkinkan kamera ditempatkan di area terbatas, termasuk di sekitar tiang net, untuk menangkap momen pertandingan dari sudut yang berbeda.

Berita Terkait :  Apel Besar Hari Pramuka ke-63, Pramuka sebagai Media Pembentukan Karakter Genarasi Muda

Dalam produksi SVL 2026, tim menggunakan empat kamera, yakni Sony PXW-Z190, Sony NX5R, Sony Z150, dan Micro Studio Camera 4K dari Blackmagic Design. Perangkat tersebut dipadukan dengan ATEM Television Studio HD ISO sebagai live production switcher untuk mengatur perpindahan gambar dari beberapa kamera selama siaran berlangsung.

Selain pengoperasian kamera, siswa juga mendapat pengalaman dalam pengelolaan streaming, pengoperasian switcher, hingga instant replay. Sistem transmisi berbasis fiber optik digunakan untuk mengirimkan gambar dari kamera menuju perangkat produksi dengan stabil dan minim jeda.

Juliantono menjelaskan, kebutuhan kamera dalam produksi olahraga berbeda-beda sesuai karakter cabang yang dipertandingkan. Pada pertandingan tertentu, dua kamera dapat mencukupi, sedangkan bola voli membutuhkan lebih banyak sudut pengambilan gambar untuk menangkap pergerakan pemain dan momen penentuan poin.

“Anak-anak harus diasah untuk memenuhi standar produksi siaran olahraga. Setiap cabang olahraga memiliki kebutuhan dan standar tersendiri. Penempatan kamera serta pergerakannya juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Juliantono menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan profesional juga dapat diperhitungkan sebagai bagian dari penilaian pembelajaran serta diperkuat dengan sertifikat dan portofolio kompetensi.

“Harapannya, siswa SMK mendapat lebih banyak kesempatan praktik sehingga kompetensinya semakin terasah. Ketika mendapat pekerjaan profesional, mereka sudah memiliki pengalaman dan kesiapan yang lebih baik,” pungkasnya.

PIC Smekdor untuk SVL 2026, M. Rifky Armanda, menambahkan tantangan terbesar dalam produksi siaran bola voli adalah menangkap setiap momen penting pertandingan. Karena itu, ketepatan pengambilan gambar dan koordinasi antarkru menjadi bagian penting yang harus dikuasai siswa.

Berita Terkait :  SD Muhammadiyah 24 Surabaya Edukasi Makanan Bergizi untuk Orang Tua

Melalui praktik langsung tersebut, siswa tidak hanya belajar mengoperasikan peralatan, tetapi juga memahami alur kerja produksi siaran secara menyeluruh. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal ketika mereka terjun ke dunia kerja. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!