28.3 C
Sidoarjo
Saturday, October 31, 2026
spot_img

YC2 Batch 2 Gelar Beranda Pop Up Market, Wirausaha Muda Jatim Tampilkan Produk Greenpreneur

Pemprov Jatim, Bhirawa – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Beranda Pop Up Market dalam rangkaian program Youth Creative Planner Center (YC2) Batch 2 bertema Greenpreneur

Kegiatan yang berlangsung di Galeri Batik dan Cinderamata Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Rabu (16/9) pagi ini menampilkan produk-produk ramah lingkungan hasil kreasi wirausaha muda Jatim.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk mengembangkan potensi wirausaha muda di wilayah tersebut. Arina Nur Fauziyah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, menegaskan bahwa YC2 sudah memasuki batch kedua setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan batch pertama dengan tema berbeda.

“Ini kan bagian dari Youth Creative Planner Center, YC2. Jadi ini merupakan bagian dari program prioritasnya Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur untuk mengembangkan potensi dari wira usaha-wira usaha muda yang ada di Jawa Timur,” ujar Arina saat dikonfirmasi Bhirawa disela acara.

Berbeda dengan batch pertama yang bertema Digital Planner untuk produk-produk digital, batch kedua kali ini mengusung konsep Green Planner dengan fokus pada produk-produk ramah lingkungan.

Arina menjelaskan bahwa kegiatan YC2 selalu dirancang dengan pendekatan tematik untuk memberikan arah yang jelas bagi pengembangan usaha para peserta.

“Bulan lalu itu tematik ya, jadi kami bikinnya selalu tematik. Yang bulan lalu itu Digital Planner, jadi produk-produk digital dari anak-anak muda. Kalau yang hari ini kita lebih ke Greenpreneur,” jelasnya.

Berita Terkait :  Suku Bunga 3 Persen, Prokesra 2025 Bisa Dinikmati Kembali Pelaku UMKM Jatim

Green Planner berarti produk-produk yang ramah lingkungan. Dalam gelaran kali ini, berbagai produk inovatif ditampilkan, mulai dari produk daur ulang, kerajinan kain, hingga pengolahan limbah seperti minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi.

“Green Planner itu berarti produk-produk yang ramah lingkungan. Tadi kan sudah dilihat ada beberapa yang dari kayak recycle, dari produk recycle, dari kain. Ada yang produk-produk ramah lingkungan, pengolahan dari hasil pelilin, dari minyak jelanta. Itu kan contoh-contohnya seperti itu,” papar Arina.

Kegiatan ini melibatkan sinergi antara berbagai dinas dan lembaga untuk memaksimalkan dampak bagi wirausaha muda. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur turut hadir sebagai mitra kolaborasi mengingat YC2 merupakan program yang berfokus pada pemberdayaan pemuda.

Selain itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur juga dilibatkan untuk memberikan uji kompetensi dan sertifikasi bagi para peserta. Setelah mengikuti kegiatan ini, wirausaha muda akan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang dapat meningkatkan kredibilitas usaha mereka.

“Di kesempatan ini kami hadirkan juga teman-teman dari yang pertama Dispora. Karena ini adalah Youth Creativepreneur Center, jadi kami bersinergi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Jadi ini merupakan program yang saling kolaborasi antar dinas,” kata Arina.

“Lalu ada Kadin, kadin ini nanti ada uji kompetensinya juga dari wira usaha muda ini. Jadi setelah kegiatan ini kami dapat sertifikasi kompetensi juga. Dan Kadin ini nanti bagian dari wadah mereka juga kan untuk pemasaran dan pengembangan usaha ke depannya,” tambahnya.

Berita Terkait :  Diapresiasi Kadishub Nyono, Bank Jatim Dukung Layanan QRIS Trans Jatim

Salah satu aspek penting dalam pengembangan wirausaha muda adalah akses terhadap pembiayaan. Dalam kegiatan ini, Dinas Koperasi dan UKM menghadirkan lembaga-lembaga pembiayaan perbankan untuk menjembatani kebutuhan modal para pelaku usaha muda.

“Dan dihadirkan juga dari lembaga-lembaga pembiayaan perbankan. Sebagai nanti melihat potensi-potensi pembiayaan untuk wira usaha muda ini, untuk pengembangan usaha,” ungkap Arina.

Arina berharap program YC2 ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekosistem wirausaha muda di Jawa Timur.

Dengan adanya fasilitas pemasaran, sertifikasi kompetensi, dan akses pembiayaan, para pelaku usaha muda diharapkan dapat mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan. “Itu kan contoh-contohnya seperti itu. Jadi harapan kami ini nanti bisa berkembang, wira usaha-wira usaha muda ini,” pungkas Arina.

Kegiatan Beranda Pop Up Market YC2 Batch 2 ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan batch pertama yang digelar pada Agustus 2026 lalu dengan tema Digital Creativepreneur. Program ini menargetkan 25 Greenpreneur terpilih yang memiliki usaha berorientasi pada prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!