27 C
Sidoarjo
Sunday, September 6, 2026
spot_img

Air Baku Tercemar, PAM Surya Sembada Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan Pelanggan

Surabaya, Bhirawa. – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena air yang keruh dan berbusa di pelanggan

Hal ini disebabkan karena adanya pencemaran melebihi ambang batas dari air baku Kali Surabaya yang masuk ke unit instalasi pengolahan air Perumda Air Minum Surya Sembada.

”Tim Teknis kami terus melakukan pembersihan serta penyesuaian proses pengolahan secara intensif di IPAM Karang Pilang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan bisa membaik,” kata Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, Louis Andilun Gatu.

Menurutnya PAM Surya Sembada juga berkoordinasi intens dengan Perum Jasa Tirta I sebagai pihak penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran Kali Surabaya saat ini.

”Informasi, Pengaduan, dan Bantuan air tangki gratis untuk pelanggan yang airnya keruh dan berbusa silakan menghubungi Call Center: 08001926666 WA Center: 08123316666,” tambahnya.

Seperti diketahui sejak pukul 04.00 WIB, Minggu (6/9/2026), air PDAM berbusa disertai bau kaporit menyengat, bukan hanya itu, air juga terasa panas. Bahkan sampai dengan pukul 16.30 WIB, air PDAM masih bau kaporit.

“Padi tadi saya saya ke kamar mandi, saya buka air, mengeluarkan busa disertai bau kaporit. Selain itu, airnya juga terasa panas. Sampai jam ini, saya belum berani memkai air PDAM,” ucap Idris warga Kedurus.

Berita Terkait :  Lebaran: Momentum Revitalisasi Etika Kekuasaan

Warga setempat juga mengakui hal sama, menurut Ita, sampai sekarang air masih bau kaporit. “Belum berani pakai air PDAM mas, sampai sekarang masih bau kaporit,” ucapnya.

Sementara itu, dalam unggahan di medsos (media sosial) Instagram, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya menyampaikan permohonan maaf.

Dalam unggahan di medsos tertulis Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan.

Ditulis juga bahwa hal ini disebabkan karena adanya pencemaran melebihi batas dari air baku kali Surabaya yang masuk ke unit instalasi pengolahan air. [dre.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!