27 C
Sidoarjo
Friday, September 4, 2026
spot_img

PARFI Kediri Buka Workshop Acting, Siapkan Talenta Lokal Tembus Layar Lebar


Kediri, Bhirawa – Potensi perfilman di Jawa Timur yang terus berkembang mendorong Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Kediri membuka ruang bagi masyarakat untuk mengasah kemampuan seni peran. Melalui workshop acting bertema “Bakat Akting Gak Hadir di Depan Cermin”, peserta akan mendapat pelatihan langsung dari aktor senior, produser sekaligus pelatih akting, Susilo Badar.

Kegiatan yang digelar PC PARFI Kediri bekerja sama dengan PD PARFI Jawa Timur tersebut rencananya berlangsung selama tiga hari pada November 2026 di Kediri. Workshop ini terbuka bagi masyarakat umum, tidak hanya anggota PARFI.

Susilo Badar memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia seni peran. Ia juga pernah meraih penghargaan Indonesian Movie Actors Awards sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik melalui perannya dalam film Jokowi yang tayang pada 2013.

Selama workshop, peserta akan mendapat materi dasar seni peran, bedah skenario hingga teknik menghadapi casting. Pengalaman Susilo diharapkan memberikan bekal praktis bagi peserta yang ingin serius menekuni dunia akting.

Ketua PC PARFI Kediri, Ellya Destiara Permata, mengatakan workshop tersebut sengaja dibuka secara luas agar kesempatan belajar seni peran dapat diikuti masyarakat dari berbagai daerah.

“Yang pertama, kegiatan ini bukan hanya untuk anggota PARFI. Kami membuka kesempatan bagi semua orang yang ingin belajar akting dari seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur. Menurut saya, ini adalah kesempatan yang baik bagi kita semua yang ingin mengembangkan kemampuan akting,” kata Ellya, Kamis (3/9).

Berita Terkait :  Kalaksa BPBD Jatim Ajak Relawan Gelar Aksi Manfaat di Bulan PRB

Menurutnya, perkembangan produksi film lokal, khususnya di Jawa Timur, perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang seni peran. PARFI Kediri ingin menjadi wadah bagi talenta-talenta baru untuk mendapatkan bekal sebelum terjun ke industri perfilman.

“Saat ini sedang banyak diproduksi film-film lokal, khususnya di Jawa Timur. Melalui kegiatan ini, PARFI ingin meningkatkan SDM orang-orang yang memiliki bakat dan minat untuk berakting sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas film-film lokal,” ujarnya.

Ellya menambahkan, workshop tersebut juga membuka peluang bagi peserta untuk terlibat dalam produksi film di Jawa Timur. “Tidak menutup kemungkinan jika ada film layar lebar yang syuting di daerah Jawa Timur, para peserta yang telah mengikuti workshop ini bisa ikut berperan. Jika memang perannya bagus, pasti mereka akan dibawa ke film-film lainnya,” tandasnya.

Pendaftaran workshop telah dibuka sejak awal September hingga awal November 2026. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum dengan biaya pendaftaran Rp500.000 per peserta. Pendaftaran dilakukan melalui tautan yang disediakan panitia. [van.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!