31 C
Sidoarjo
Monday, August 31, 2026
spot_img

DPRD Jatim Siapkan Payung Hukum Industri Obat Bahan Alam

Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono menyampaikan Nota Penjelasan Raperda dalam Rapat Paripurna, Rabu (26/8/2026).

DPRD Jatim, Bhirawa. – DPRD Jawa Timur mendorong industri jamu dan obat tradisional lokal naik kelas melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Obat Bahan Alam (OBA).

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jatim menyampaikan Nota Penjelasan Raperda tersebut dalam Rapat Paripurna, Rabu (26/8/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono dan dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Juru Bicara Bapemperda DPRD Jatim, Martin Hamonangan, mengatakan Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor obat bahan alam. Saat ini terdapat 142 Industri Ekstrak Bahan Alam, 43 Industri Obat Tradisional, serta puluhan UKOT dan UMOT.

“Namun, pengembangannya masih menghadapi tantangan pemenuhan persyaratan mutu, perizinan, hingga pembuktian ilmiah,” ujar Martin.

Melalui Raperda OBA, Pemprov Jatim nantinya didorong memberikan kemudahan perizinan, pendampingan CPOTB, fasilitasi sertifikasi halal, hingga registrasi produk obat bahan alam.

Raperda tersebut juga mendorong kemitraan antara industri besar dengan UMKM jamu lokal. Industri besar akan didorong membina pelaku usaha mikro dan kecil, dengan skema insentif dari pemerintah provinsi.

Tak hanya produksi, DPRD Jatim juga ingin jamu tradisional berkembang menjadi Obat Herbal Terstandar (OHT) hingga Fitofarmaka melalui penguatan riset dan hilirisasi.

Di sisi lain, pengawasan peredaran obat tradisional juga diperketat untuk melindungi konsumen dari produk ilegal, iklan menyesatkan, hingga kandungan Bahan Kimia Obat (BKO).

Berita Terkait :  DPRD Apresiasi Langkah PT REI Selesaikan Kewajiban Perizinan Pasca Sidak Komisi C

“Melalui pendampingan standardisasi, sertifikasi, dan kemitraan yang berkelanjutan, Bapemperda berharap Raperda ini dapat meningkatkan daya saing pengusaha jamu lokal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat Jawa Timur,” tegas Martin. [geh*]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!