27 C
Sidoarjo
Sunday, August 30, 2026
spot_img

PAD Sektor Sampah Pasuruan Mengalir Deras, DLH Kantongi Rp 1,011 Miliar


Kab Pasuruan, Bhirawa – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari sektor pelayanan pengelolaan sampah mencatatkan raihan positif.

Hingga periode Juli 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan berhasil mengantongi penerimaan retribusi persampahan hingga menembus angka Rp 1.011.550.902.

Capaian nominal tersebut dinilai sangat menggembirakan. Perolehan itu sudah mendekati target penerimaan tahun berjalan yang dipatok sebesar Rp 1.725.893.900.

DLH pun optimistis pundi-pundi retribusi kebersihan tersebut bakal terealisasi secara maksimal hingga akhir tahun.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Nur Kholis menyampaikan, realisasi retribusi hingga triwulan III ini menjadi modal berharga bagi jajarannya.

Pihaknya terus memacu kinerja untuk memenuhi sisa target tahunan hingga Desember mendatang.

“Realisasi PAD dari sektor pengelolaan sampah di Kabupaten Pasuruan hingga periode Juli 2026 berdasarkan LRA sudah menembus angka Rp 1.011.550.902. Raihan ini terus kami dorong agar bisa memenuhi target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 1.725.893.900,” tandas Kholis saat dikonfirmasi, Minggu (30/8).

Kendati menunjukkan tren kenaikan, Kholis menyadari adanya tantangan di lapangan. Dinamika perekonomian masyarakat yang mengalami naik turun turut memengaruhi kemampuan membayar retribusi warga.

Oleh karena itu, langkah-langkah penyesuaian strategi terus disiapkan agar potensi penerimaan daerah tetap stabil.

Jurus utama yang disiapkan DLH adalah berfokus pada perluasan jangkauan wilayah layanan persampahan. Penambahan dan optimalisasi potensi pelanggan yang sudah ada menjadi kunci utama dalam menggenjot pundi-pundi retribusi.

Berita Terkait :  Wabup As'ad Dorong Kepala Desa Jadi Penggerak Pembangunan

“Di tengah kondisi kemampuan membayar masyarakat yang terimbas situasi ekonomi naik turun, kami terus berupaya mengoptimalkan penerimaan daerah. Strategi utamanya adalah dengan memperluas jangkauan layanan persampahan serta mengoptimalkan potensi pelanggan yang saat ini sudah berjalan,” imbuh Kholis.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 184 pelanggan aktif yang memanfaatkan serta memberikan kontribusi pada retribusi persampahan daerah.

Cakupan pelanggan tersebut terdiri dari berbagai elemen, mulai dari area pasar, kawasan industri, hingga titik pemukiman seperti dusun, RW, dan perumahan.

Total tersebut mencakup 18 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dari sektor-sektor itu, kelompok pemukiman warga sejauh ini tercatat sebagai kontributor atau penyumbang jumlah pelanggan terbesar.

Guna menjaga kelancaran pendapatan daerah tersebut, Kholis menegaskan DLH berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana maupun prasarana pengangkutan sampah demi menjaga kepuasan pelanggan.

“Tentu bersinergi antara peningkatan mutu pelayanan dan kesadaran pembayaran retribusi masyarakat diharapkan mampu mendukung kebersihan lingkungan secara menyeluruh,” papar Kholis. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!