Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Sosial (UPT PTKS) Malang Dinas Sosial (Dinsos) Jatim resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Kesejahteraan Sosial Pendampingan Teknis Lanjut Usia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama UPT PTKS Malang, pekan lalu.
Pembukaan pelatihan dipimpin Sekretaris Dinsos Jatim, Yusmanu, S.ST. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan arahan sekaligus keynote speech kepada jajaran UPT serta peserta yang berasal dari pegiat pilar-pilar sosial.
Dalam arahannya, Yusmanu menekankan pentingnya membangun motivasi pengabdian dan ketulusan dalam memberikan pelayanan sosial, terutama kepada kelompok lanjut usia. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kepedulian dan sikap dalam mendampingi penerima layanan.
“Pelayanan kepada lansia bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan wujud kepedulian dan pengabdian yang mendalam. Saya berharap momentum pelatihan ini dapat menyuntikkan motivasi baru bagi teman-teman di UPT maupun pilar-pilar sosial di lapangan untuk terus memberikan pelayanan yang empati, humanis, serta berdedikasi tinggi demi kesejahteraan para lansia,” tegas Yusmanu.
Ia juga mendorong seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai ruang untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pendampingan kepada lansia. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Usai sesi pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama pejabat, panitia, narasumber, dan peserta pelatihan. Seluruh peserta kompak mengepalkan tangan sebagai simbol semangat dan komitmen bersama dalam menyukseskan rangkaian kediklatan.
Pelaksanaan pembukaan pelatihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari internalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya Berorientasi Pelayanan dan Harmonis. Nilai tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat sinergi antara pemerintah daerah, jajaran UPT, dan pilar-pilar sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dibukanya pelatihan secara resmi, seluruh peserta selanjutnya mengikuti rangkaian materi dan praktik pendampingan lansia selama beberapa hari. Melalui kegiatan ini, kapasitas SDM kesejahteraan sosial diharapkan semakin kuat sehingga mampu menghadirkan layanan pendampingan lansia yang berkualitas, empati, dan berkelanjutan.[rac.ca]



