27 C
Sidoarjo
Sunday, August 30, 2026
spot_img

Mantapkan Teknik Terapi, PM Distra UPT RSBN Malang Praktik Shiatsu Posisi Telungkup

Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Netra (UPT RSBN) Malang Dinas Sosial (Dinsos) Jatim terus membekali Penerima Manfaat (PM) Disabilitas Sensorik Netra dengan keterampilan vokasional.

Salah satunya melalui pembelajaran Shiatsu yang kali ini difokuskan pada praktik terapi dengan posisi penerima terapi telungkup atau prone position. Pembelajaran diikuti PM Kelas Kejuruan A pada jam pelajaran ke-3. Proses pembelajaran didampingi M Widodo, Aris Sudarmanto dan Wahyu Feri EW.

Dalam praktik ini, PM mempelajari tahapan dan teknik Shiatsu pada bagian posterior tubuh sesuai dengan urutan pembelajaran. Praktik dilakukan secara bergantian agar setiap PM mendapat kesempatan untuk mencoba secara langsung sekaligus mengasah keterampilannya.

Para pembimbing tidak hanya memberikan demonstrasi, tetapi juga melakukan koreksi selama praktik berlangsung. Koreksi mencakup posisi tubuh terapis, pemanfaatan berat badan saat memberikan tekanan, arah dan kualitas tekanan, hingga ketepatan gerakan Shiatsu.

PM juga diberikan pemahaman bahwa teknik Shiatsu tidak semata-mata mengandalkan kekuatan tangan. Posisi tubuh, keseimbangan, serta kemampuan mengontrol tekanan menjadi bagian penting agar terapi dapat dilakukan dengan tepat dan nyaman.

Aspek keamanan dan kenyamanan penerima terapi turut menjadi perhatian selama kegiatan. Setelah praktik selesai, pembimbing memberikan evaluasi dan umpan balik kepada masing-masing PM sebagai bahan perbaikan untuk pembelajaran selanjutnya.

Kepala UPT RSBN Malang, Anantya Wulandari SSos MSi mengatakan, penguasaan keterampilan terapi membutuhkan latihan yang konsisten dan dilakukan secara terarah. Evaluasi secara berkelanjutan juga diperlukan agar PM semakin memahami teknik yang dipelajari.

Berita Terkait :  Kerja Nyata Lawan Stunting, Pemkot Mojokerto Raih Penghargaan dari Kemenkeu

”Pembelajaran praktik menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi Penerima Manfaat. Melalui pendampingan dan evaluasi yang dilakukan secara langsung, kami berharap PM semakin memahami teknik Shiatsu dengan benar, memiliki kepercayaan diri, serta mampu memberikan pelayanan terapi secara aman dan profesional,” ujarnya.

Melalui pembelajaran Shiatsu yang dilakukan secara berkesinambungan, UPT RSBN Malang berupaya menyiapkan PM Disabilitas Sensorik Netra agar memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian, produktivitas, dan kesiapan kembali berperan di tengah masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan pelayanan rehabilitasi sosial yang berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian para penerima manfaat. [rac.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!