31 C
Sidoarjo
Thursday, August 27, 2026
spot_img

Pemkab Mojokerto Siapkan 1.258 Lowongan Kerja di Job Fair 2026

Mojokerto, Bhirawa – Sebanyak 1.258 lowongan kerja disediakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto bagi masyarakat melalui Job Fair Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Kegiatan yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha ini resmi dibuka oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, di SMK Negeri 1 Jetis, Kamis (27/8/2026).

Job Fair ini menyediakan total 1.258 posisi pekerjaan, terdiri dari 647 posisi untuk laki-laki dan 611 posisi untuk perempuan. Bidang pekerjaan yang tersedia meliputi jasa pemasaran, produksi, pemasaran digital/influencer, jasa profesional, penerjemah, hingga instruktur.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.493 pencari kerja. Dari jumlah tersebut, 1.010 orang (67,6 persen) laki-laki dan 483 orang (32,4 persen) perempuan. Berdasarkan asal daerah, 946 pencari kerja (63,4 persen) berasal dari Kabupaten Mojokerto, sedangkan 547 orang (36,6 persen) dari luar daerah. Dari sisi pendidikan, didominasi lulusan SMK sebanyak 946 orang atau 63,3 persen.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi dan perkembangan dunia usaha berkaitan erat dengan kondisi ketenagakerjaan. Semakin berkembang dunia usaha, semakin besar pula peluang terbukanya lapangan kerja.

“Pertumbuhan ekonomi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesempatan kerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.

Kondisi pasar kerja di Kabupaten Mojokerto yang terus berkembang perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja serta penguatan hubungan antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan lembaga pelatihan. Bupati yang akrab disapa Gus Barraa ini juga menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat memperoleh kesempatan kerja dan penghidupan yang layak, sehingga diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, lembaga pelatihan, dan masyarakat.

Berita Terkait :  Diresmikan Pj Gubernur, GIIAS Surabaya 2024 Siap Dorong Industri Otomotif Jawa Timur

“Pemerintah terus mendorong perluasan kesempatan kerja, dunia usaha membuka ruang bagi tenaga kerja, sementara dunia pendidikan dan lembaga pelatihan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.

Job Fair menjadi salah satu langkah Pemkab Mojokerto mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan tenaga kerja yang tersedia. Diharapkan kegiatan ini mampu menghasilkan peluang kerja yang nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap Job Fair ini benar-benar menjadi ruang pertemuan yang menghasilkan peluang kerja yang nyata,” tegasnya.

Gus Barraa juga mendorong para pencari kerja untuk percaya pada kemampuan diri, terus meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan setiap kesempatan. Sementara perusahaan peserta diharapkan memberikan informasi lowongan secara jelas serta membuka proses seleksi secara adil.

“Saya percaya kualitas sumber daya manusia Kabupaten Mojokerto mampu mengisi kebutuhan dunia kerja dan bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka,” ungkapnya.

Pelaksanaan Job Fair ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Mojokerto menjalankan Catur Abhipraya Mubarak, khususnya misi ketiga tentang pembangunan kemandirian ekonomi, dengan salah satu indikatornya adalah penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka. Bupati berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi mampu menghasilkan penyerapan tenaga kerja secara nyata.

“Semoga dari kegiatan ini lahir lebih banyak kesempatan kerja, semakin banyak tenaga kerja Kabupaten Mojokerto yang terserap, dan semakin kuat keyakinan kita bahwa sumber daya manusia daerah mampu tumbuh, berkembang, dan bersaing,” pungkasnya.

Berita Terkait :  Panic Buying Picu Lonjakan, Pemkab Probolinggo Ajukan Tambahan 100 Ribu Tabung LPG

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, menambahkan bahwa Job Fair dilaksanakan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sekaligus mempercepat proses penempatan tenaga kerja. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pencari kerja untuk memperoleh informasi lowongan secara langsung dan berkompetisi secara sehat sesuai keterampilan yang dimiliki. [min.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!