27 C
Sidoarjo
Tuesday, August 25, 2026
spot_img

Karya Mahasiswa DKV-IPDM UK Petra Dipamerkan di Adiwarna 2026 Seraya


Surabaya, Bhirawa – Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dan International Program in Digital Media (IPDM) Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan Adiwarna 2026 hadir dengan tema Seraya di Basement Alun-alun Kota Surabaya.

Kegiatan Memamerkan 40 karya kurasi, acara tersebut tidak cuman memamerkan estetika modern berjiwa lokal, tapi merayakan perjalanan dalam bertumbuh dan berproses yang dilewati oleh para mahasiswa selama duduk di bangku perkuliahan, Sabtu (22/8).

Dosen Pembimbing, Anang Tri Wahyudi, S.Sn., M.Sn., menjelaskan 183 karya mahasiswa DKV-IPDM UK Petra angkatan 2022, terpilih 40 karya untuk dipamerkan selama tiga hari.

“Seluruh karya yang dipamerkan merupakan karya terbaik dari empat kategori, yakni Visual Studies, Brand Communication, Digital Media, dan Graphic Design, satu contoh dalam kategori Graphic Design,” tuturnya.

Anang menambahkan Adiwarna 2026 ini, DKV dan IPDM UK Petra menunjukkan komitmennya untuk terus menginspirasi dan memperluas dampak positif di industri kreatif kalangan anak muda, lewat perpaduan tradisi, isu sosial, dan media modern, ajang ini jadi saksi bahwa gagasan mahasiswa hari ini adalah pemantik arah masa depan dunia kreatif Indonesia.

Pengkarya mahasiswa UK Petra, Shannon Faustine Wijaya membuat tugas akhir berjudul “Perancangan Media Edukatif untuk Membantu Mengelola Duka Kehilangan Orang Tersayang secara Sehat bagi Remaja Indonesia”, dalam bentuk buku berteman dengan duka yang membantu remaja mengenali, menerima, dan mengelola duka, buku ini diberinya judul The Dear Friend in Me.

Berita Terkait :  PDIP Fokus Hadapi Tantangan Generasi Muda yang Dominasi 60 Persen Pemilih

“Buku berangkat dari fenomena remaja yang kehilangan orang tersayang, tumbuh tanpa memahami cara memproses duka tersebut, menggabungkan pendekatan bibliotherapy melalui narasi personal dan guided journaling, buku edukatif ini dirancang sebagai kawan perjalanan (grief companion) agar remaja tidak merasa sendirian,” jelasnya.

Shannon berharap buku karyanya membantu meningkatkan pemahaman remaja dalam menerima, mengekspresikan, dan meregulasi emosi mereka secara lebih sehat. “Berharap Adiwarna menjadi tempat saling merayakan dan mengapresiasi setiap karya kreatif yang dilahirkan oleh anak muda bangsa, serta jadi wujud keberanian terus bergerak maju, dan sebagai gerbang untuk masuk ke bab berikutnya dengan penuh harapan dan keyakinan,” pungkasnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!