31.7 C
Sidoarjo
Thursday, August 6, 2026
spot_img

Jembatan Baru Lintas Jember–Kalisat untuk Perkuat Keselamatan KA

Jember, Bhirawa  – Jembatan baru yang melintasi Jember–Kalisat untuk memperkuat keselamatan kereta api (KA) dan kenyamanan penumpang guna mendukung perjalanan kereta api yang semakin aman, andal, dan nyaman.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya bersama Balai Pengujian Perkeretaapian telah melakukan uji fungsi Jembatan BH 307 dan BH 312 di petak jalan rel Arjasa–Kotok, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Jembatan BH 307 dan 312 diuji kelendutan dan kekuatan strukturnya secara maksimal menggunakan 2 lokomotif CC300 yang berat totalnya mencapai lebih dari 180 ton,” kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Denny Michels Adlan dalam keterangannya, Kamis.

Menurutnya beban gandar itu yang akan dihitung untuk menguji kekuatan struktur jembatan baru yang dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang dibangun era 1950an. Dari data hasil pengujian akan terlihat apakah kelenturan jembatan masih sesuai dengan kekuatan seharusnya atau tidak, karena diproyeksikan untuk pemakaian lebih dari 50 tahun.

“Uji fungsi itu menjadi salah satu hal yang sangat prinsipal dalam paket upgrade jalur KA Jember-Kalisat. Keselamatan dalam perjalanan KA merupakan hal yang tidak dapat ditawar karena keselamatan perjalanan kereta api adalah hal yang utama,” tuturnya.

Melalui uji fungsi itu, lanjut dia, diharapkan penumpang dapat lebih merasa tenang, nyaman, dan aman dalam perjalanan dari dan ke Jember atau Banyuwangi karena traffic perjalanan KA yang melewati Jember cukup tinggi dan ada juga KA lokal yang melayani Jember-Banyuwangi.

Berita Terkait :  Percepat Pembangunan Proyek Strategis Nasional, PT PLN (Persero) UIP JBTB Audiensi dengan Kejati Jatim

Sementara Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan bahwa peningkatan kualitas prasarana menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang karena keselamatan merupakan prioritas utama KAI.

“Kami mengapresiasi DJKA yang terus meningkatkan kualitas infrastruktur melalui pembangunan dan pengujian jembatan. Infrastruktur yang semakin andal akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan serta mendukung operasional kereta api yang lebih optimal,” katanya.

Lintas Jember–Ketapang merupakan salah satu jalur strategis di wilayah Daop 9 Jember dengan tingkat mobilitas yang tinggi karena dari total 30 frekuensi perjalanan kereta api setiap hari di wilayah Daop 9 Jember, sebanyak 24 frekuensi perjalanan melintasi lintas Jember–Ketapang, sehingga kondisi tersebut menjadikan keandalan infrastruktur sebagai faktor yang sangat penting untuk menjaga keselamatan, kelancaran, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api.

“Keandalan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Hal tersebut tercermin dari kinerja KAI Daop 9 Jember pada Semester I 2026 yang melayani 3.511.004 penumpang, meningkat 6,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 3.306.801 penumpang,” ujarnya.

Ia menjelaskan peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus andal dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik. [ant.kt]

Berita Terkait :  Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Pertamina Gelar Sekolah Energi Berdikari di Bojonegoro

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!