27.2 C
Sidoarjo
Sunday, August 2, 2026
spot_img

Buka MPLS SRT 2, Wali Kota Pasuruan Tekankan Anti Bullying


Pasuruan, Bhirawa – Sebanyak 270 siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo, di Lapangan SRT 2 Kota Pasuruan, Jumat (31/7).

Upacara pembukaan MPLS berlangsung semarak dengan menyajikan berbagai unjuk bakat siswa, mulai dari atraksi Polisi Cilik (Pocil) hingga penampilan paduan suara yang menyedot perhatian seluruh tamu undangan.

Mas Adi sapaan akrab Wali Kota Pasuruan menyampaikan selamat kepada para siswa baru yang berhasil masuk ke SRT 2 Kota Pasuruan. Ia menekankan para peserta didik yang diterima adalah anak-anak terpilih melalui kriteria dan mekanisme khusus yang ditetapkan pemerintah.

“Banyak di luar sana yang ingin menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Tapi, sekolah ini tidak membuka pendaftaran secara umum, melainkan melalui mekanisme yang telah ditentukan sesuai aturan dan visi Sekolah Rakyat,” urai Mas Adi.

Mas Adi berpesan agar momen MPLS dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengenali lingkungan sekolah, jajaran tenaga pendidik serta membangun budaya belajar yang positif. “Tentu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” urai Mas Adi.

Selain itu, Mas Adi juga memberikan instruksi tegas terkait iklim belajar di sekolah. Ia meminta para senior atau siswa tingkat atas untuk mempraktikkan prinsip asih, asah, dan asuh guna mencegah praktik perundungan.

Berita Terkait :  Penguatan Emosional dan Spiritual jadi Pesan Halal Bi Halal SMKN 2 Buduran

“Bangun semangat asih, asah, dan asuh. Tidak boleh ada bullying, tidak boleh saling mengejek. Semua harus saling membantu karena kalian adalah satu keluarga,” kata Mas Adi.

Mas Adi menjelaskan program Sekolah Rakyat dirancang sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus intervensi mengentaskan kemiskinan.

“Sekolah Rakyat diharapkan mampu mengakselerasi tujuan mencerdaskan anak bangsa dan memutus mata rantai kemiskinan. Kalian adalah masa depan Kota Pasuruan dan Indonesia,” papar Mas Adi.

Kesempatan mengenyam pendidikan di SRT 2 disambut haru oleh para orangtua. Uyun, salah satu wali murid kelas VI SD, mengaku sangat bersyukur anaknya bisa menjadi bagian dari sekolah tersebut.

Ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang dinilainya sangat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah dalam mengakses pendidikan berkualitas. “Perasaannya senang dan bahagia. Semoga anak saya mendapatkan ilmu yang bermanfaat di sini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden karena sudah membantu kami yang membutuhkan sehingga anak kami bisa sekolah di sini,” kata Uyun. [hil.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!