27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 29, 2026
spot_img

Tinjau SRT Tuban, Gubernur Khofifah Motivasi Calon Siswa dan Cek Kesiapan Fasilitas


Pemprov, Bhirawa – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tuban, Rabu (29/7).

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, serta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, Gubernur menyapa para calon siswa, berdialog untuk memberikan motivasi, sekaligus memastikan kesiapan mereka sebelum memulai pembelajaran dan tinggal di asrama.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Jatim itu juga menyerahkan paket alat tulis kepada seluruh calon siswa. Masing-masing dari 196 siswa menerima satu paket alat tulis, dilengkapi sarung untuk siswa laki-laki dan mukena bagi siswa perempuan sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru di SRT Tuban.

Menurutnya, kehadiran SR merupakan upaya menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“SR adalah ikhtiar menghadirkan pendidikan berkualitas agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam meraih masa depan,” ujar Gubernur Khofifah.

Tidak hanya berdialog dengan para siswa, Gubernur Khofifah juga berbincang dengan para orang tua calon peserta didik untuk mendengar harapan mereka sekaligus memastikan kesiapan anak mengikuti pendidikan berasrama di SRT Tuban.

Usai bertemu para siswa dan wali murid, ia berkeliling meninjau berbagai fasilitas SRT Tuban untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap menjelang peresmian pada 31 Juli 2026. Sementara itu, para siswa dijadwalkan mulai masuk asrama pada 30 Juli 2026.

Berita Terkait :  SPMB Jatim Tahap 1 Ditutup, 54.056 Lolos Domisili

Saat berkeliling, Gubernur Khofifah menilai fasilitas SRT Tuban sudah sangat lengkap. Kompleks pendidikan tersebut memiliki gedung SD, SMP, dan SMA, dua rumah susun guru, dapur, kantin, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, guest house bagi wali murid, serta didukung running track, lapangan sepak bola, lapangan basket, dan aula berkapasitas besar.

Gubernur Khofifah mengatakan, kelengkapan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus mendukung pengembangan karakter siswa.

“Kami ingin anak-anak belajar, tinggal, beribadah, berolahraga, hingga mengembangkan potensi dirinya dalam satu ekosistem pendidikan yang terpadu,” katanya.

Perlu diketahui, per 28 Juli 2026, progres pembangunan SRT Tuban telah mencapai 96 persen sehingga hanya menyisakan sekitar 4 persen pekerjaan akhir. Sekolah ini nantinya memiliki 19 ruang kelas yang siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Penyiapan SRT Tuban merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tuban yang menyediakan lahan, Pemerintah Pusat yang membangun gedung, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menyiapkan ekosistem pendidikan.

Gubernur Khofifah menegaskan, pembangunan SR merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Semangat SR adalah menjalankan prinsip SDGs, yakni no one left behind, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik,” tegasnya.

Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, SRT Tuban diharapkan siap diresmikan pada 31 Juli 2026 dan segera menerima seluruh peserta didik untuk memulai proses pembelajaran.

Berita Terkait :  Molor, DPRD Kota Pasuruan Sorot Seragam Gratis Rp 2 Miliar

Kehadiran sekolah tersebut menjadi salah satu wujud sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. [rac.hud.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!