Surabaya, Bhirawa – Mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) berhasil menembus program pertukaran pelajar menuju Jeonbuk National University di negara Korea Selatan.
Mahasiswa FTMM tersebut manfaatkan skema mobilitas bernama UNAIR Student Outbound Mobility EQUITY, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama LPDP mendanai optimal rangkaian kegiatan akademik, Rabu (22/7).
Mahasiswa Prodi Teknologi Sains Data Unair Nauval Syahferi mengatakan bahwa perkuliahan penuh waktu, Ia mengambil mata kuliah bahasa Korea dasar guna menunjang komunikasi sehari-hari, dan mempelajari perkembangan masyarakat Korea kontemporer yang erat dengan kemajuan teknologi.
“Tantangan terbesar ialah membagi waktu antara aktivitas akademik di kampus dengan penelitian yang dikerjakan secara mandiri, dan dimana saya tetap melanjutkan penyusunan skripsinya agar masa studinya tidak tertunda,” jelasnya.
Lanjut mahasiswa asal Batam mengukapkan memperoleh kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara, seperti Korea Selatan, China, Uzbekistan, Kolombia, hingga Ukraina, pengalaman tersebut memberinya perspektif baru mengenai budaya belajar dan semangat kompetitif mahasiswa internasional. “Melihat etos belajar mereka menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan berani bersaing di tingkat global,” ungkapnya.
Nauval menyampaikan mengikuti program pertukaran pelajar tidak hanya memperkaya kemampuan akademik, tapi membentuk pola pikir yang lebih terbuka terhadap budaya dan sistem pendidikan di negara lain.
“Pengalaman ini semakin menguatkan tekad untuk nantinya saya kembali melanjutkan studi jenjang pascasarjana di Korea Selatan melalui program beasiswa,” pugkasnya. [ren.wwn]


