27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 16, 2026
spot_img

Unesa Gandeng UTM Malaysia, Bekali Calon Guru Hadapi Tantangan Era AI dan Digital


Surabaya, Bhirawa – Kuliah Umum Best Practice PPG Calon Guru bersama dosen senior dari School of Education, Faculty of Educational Sciences and Technology, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Auditorium Gedung LPSP, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kampus II Lidah Wetan, Surabaya.

Kegiatan bertajuk “Mewujudkan Pembelajaran Inovatif, Reflektif, dan Berdampak bagi Peserta Didik” tantangan profesi guru dinilai semakin kompleks di tengah pesatnya era digital dan gempuran teknologi kecerdasan buatan, dimana pendidik masa kini tidak hanya dituntut menguasai empat kompetensi pokok, melainkan harus adaptif memahami sekaligus menyelaraskan diri dengan dinamika dunia global demi melahirkan pembelajaran yang bermakna dan berdampak. Kamis, (16/7/2026)

Dosen School of Education, Faculty of Educational Sciences and Technology UTM Shahrin Hashim mengatakan tantangan profesi guru sekarang lebih pada menumbuhkan pola pikir kreatif dan inovatif, jadi praktisi reflektif, menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berdampak bagi peserta didik.

“Guru harus terus membangun pola pikir adaptif dan berkembang, mengembangkan rasa ingin tahu, berani mengeksplorasi ide-ide baru, serta menyediakan ruang refleksi dalam setiap proses pembelajaran,” jelasnya.

Direktur Unesa Global Engagement (UGE), Muchamad Arif Al-Ardha menjelaskan bahwa keberlanjutan kerja sama antara Unesa dan Universiti Teknologi Malaysia selama ini telah terjalin melalui berbagai program akademik.

“Berharap ke depan semakin banyak mahasiswa PPG yang dapat mengikuti program internasional, Ini jadi kesempatan penting untuk belajar dari praktik pendidikan di negara lain sekaligus meningkatkan kompetensi global calon guru Indonesia,” katanya.

Berita Terkait :  UIN Maliki Gelar Seleksi Magang Jepang Gelombang II

Sementara itu, Sekretaris BPPG Unesa, Faridha Nurhayati mengukapkan kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan wawasan, kompetensi, dan profesionalisme calon guru untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Praktik baik yang disampaikan narasumber semoga dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran di sekolah mitra saat pelaksanaan PPL mandiri,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!