Jombang, Bhirawa – Panitia lokal (panlok) bersama Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, terus mematangkan persiapan teknis menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang bakal di gelar Agustus 2026 mendatang di Tambakberas, Jombang.
Agenda Muktamar NU itu kini fokus pada kesiapan sarana dan prasarana di lingkungan pesantren setempat. Selanjutnya, sejumlah fasilitas pendukung utama yang vital bagi para peserta mulai dari akomodasi, dapur umum massal, hingga titik lokasi sentral kegiatan, kini dilaporkan telah memasuki tahap penyelesaian akhir.
Kerja keras seluruh elemen kepanitiaan lokal terus dipacu demi kenyamanan ribuan warga Nahdliyin yang akan datang.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq memberikan kepastian mengenai kesiapan logistik.
Gus Rozaq menyampaikan, sektor penginapan bagi para muktamirin dari berbagai wilayah di Indonesia saat ini kondisinya telah mencapai status aman.
“Alhamdulillah, seluruh infrastruktur yang berkaitan dengan akomodasi, penginapan, dan dapur umum sedang dalam tahap penyelesaian,” kata Gus Rozaq, Selasa (14/07).
“Untuk penginapan muktamirin sendiri sudah siap sepenuhnya,” tuturnya.
Gus Rozaq menyampaikan, fokus kerja panitia lokal saat ini tinggal menyelesaikan penataan dan pembersihan lahan terbuka. Area tersebut nantinya bakal dimanfaatkan untuk kawasan penunjang. Seperti pusat logistik, parkir, dan ruang tunggu untuk mendukung kelancaran pelaksanaan muktamar.
Pihak Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang juga tengah menyiapkan lahan strategis seluas kurang lebih tiga hektar yang lokasinya tidak jauh dari pusat kegiatan. Llahan milik pesantren tersebut akan segera memasuki tahap pengurukan agar kondisinya benar-benar rata dan siap digunakan.
“Insyaallah minggu ini sudah mulai ada progres pengurukan di lapangan. Target lahan tiga hektar kini sudah terpenuhi dan yayasan memberikan dukungan penuh sebagai bentuk khidmat kepada Jam’iyah Nahdlatul Ulama,” urai Gus Rozaq.
Terkait pelaksanaan seremonial acara pembukaan muktamar, Gus Rozaq menerangkan, panitia menjatuhkan pilihan pada area Lapangan Sepakbola Untung Suropati, Tambakberas.
Lokasi tersebut dinilai sebagai tempat yang paling representatif karena sanggup menampung massa dalam jumlah besar. Tenda modern berkapasitas besar berjenis roder juga dijadwalkan akan segera didirikan di tengah lapangan tersebut.
Fasilitas semi-permanen yang megah ini nantinya disiapkan untuk mengakomodir kehadiran sekitar 6000 tamu undangan VIP serta para delegasi resmi muktamar.
“Sedangkan untuk seluruh rangkaian sidang-sidang komisi muktamar akan dipusatkan langsung di kawasan dalam Pondok Pesantren Bahrul Ulum,” terang Gus Rozaq.
Pihak panitia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan instansi pengamanan dan keprotokolan negara.
Gus Rozaq menyampaikan kabar penting bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir secara langsung untuk membuka Muktamar NU ke-35 ini.
Kehadiran Presiden Prabowo dipastikan akan menjadi magnet utama dalam pembukaan Muktamar NU.
Berdasarkan hasil koordinasi awal yang telah dilakukan dengan tim protokol kepresidenan dan Paspampres, skema kedatangan presiden pun telah mulai disusun. Presiden Prabowo direncanakan bertolak ke Kabupaten Jombang dengan menggunakan helikopter Super Puma milik negara.
Untuk titik pendaratan atau helipad utama bagi rombongan presiden direncanakan berada di Stadion Merdeka Jombang. Setelah mendarat, presiden beserta rombongan akan langsung bergerak melalui jalur darat menuju lokasi pembukaan muktamar di Tambakberas.
“Insyaallah yang datang membuka acara adalah Bapak Presiden Prabowo. Dari hasil koordinasi sementara, beliau direncanakan menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Jombang terlebih dahulu,” tutup Gus Rozaq. [rif.kt]


