Gresik, Bhirawa – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, gelar Focus Group Discussion (FGD). Penguatan ketenagakerjaan inklusif, sinergi dengan Pemerintah Daerah, DPRD, Dunia Usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan tema “Mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, setara, dan berkelanjutan di Gresik”. Sebagai upaya perkuat kolaborasi, antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik Purwantono, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Gresik Agung, unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik Purwantono mengatakan, bahwa keberhasilan mewujudkan ketenagakerjaan yang inklusif. Memerlukan komitmen dan kolaborasi yang kuat, dari seluruh pemangku kepentingan. Dan
Forum diskusi ini menjadi sarana strategis, untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif. Dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan, memberikan kesempatan bagi seluruh pekerja peroleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan, tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja. Diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan seluruh stakeholder, ” ujarnya
Agar setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, memiliki akses yang setara terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dan melalui FGD ini, kami berharap lahir berbagai rekomendasi strategis. Yang dapat memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, setara, dan berkelanjutan.
Ditambahkan Purwantono, bahwa dengan terbangun komitmen bersama. Akan memperluas cakupan kepesertaan, memperkuat implementasi regulasi. Serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor, guna mendukung terwujudnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang optimal. [kim.kt]


