28.3 C
Sidoarjo
Wednesday, June 24, 2026
spot_img

Pemkot Pasuruan Kian Serius Perkuat Fondasi Kota Ramah Lansia

Pemkot Pasuruan, Bhirawa.
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan dalam membangun daerah yang inklusif kian menunjukkan arah yang konkret.

Hal itu tecermin kuat dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Rabu (24/6).

Agenda tahunan tersebut tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan momentum krusial bagi Pemkot untuk mempertegas perluasan berbagai program dan penyediaan fasilitas ramah lansia.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pasuruan H Adi Wibowo didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, jajaran kepala perangkat daerah, organisasi lansia, serta ratusan warga lanjut usia dari berbagai penjuru wilayah.

Atmosfer Gedung Gradika terasa begitu dinamis saat para sesepuh kota unjuk kreativitas melalui ragam penampilan seni dan hiburan.

Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo, yang karib disapa Mas Adi, memberikan apresiasi atas vitalitas yang dipamerkan para lansia. Menurutnya, keseriusan jajarannya dalam memperkuat fondasi kota ramah lansia bersambut gayung dengan determinasi dan energi positif yang dipancarkan oleh warga senior itu sendiri.

“Saya melihat pemandangan luar biasa hari ini. Semangat yang ditunjukkan para lansia Kota Pasuruan sama sekali tidak kalah, bahkan melampaui generasi muda. Kebahagiaan mereka adalah tolok ukur keberhasilan lingkungan sosial kita,” tandas Mas Adi yang langsung disambut tepuk tangan riuh hadirin.

Lebih lanjut, Mas Adi menguraikan penguatan fondasi kota inklusif ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari strategi jangka panjang daerah.

Berita Terkait :  Sinergi BRI dan Kadin Jatim, Dorong Akses Permodalan hingga Literasi Keuangan

Kota Pasuruan selama ini telah dikenal luas sebagai salah satu daerah yang menaruh kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan kelompok lansia, baik lewat penguatan layanan kesehatan primer hingga program perlindungan sosial di tingkat akar rumput.

“Dan Kota Pasuruan terus berkomitmen menjadi kota yang ramah lansia melalui intervensi berbagai program terpadu serta fasilitas yang mendukung penuh aktivitas sosial maupun kesehatan para lanjut usia,” tegas orang nomor satu di Pemkot Pasuruan tersebut.

Bagi Mas Adi, muara dari seluruh kebijakan pro-lansia ini adalah terwujudnya ketahanan keluarga. Sektor kebahagiaan dan kesehatan warga senior dipercaya membawa energi positif yang akan berimbas langsung pada produktivitas dan keharmonisan lingkungan di sekitarnya.

“Yang paling utama dalam peringatan HLUN ini adalah bagaimana kita terus mendorong terwujudnya lansia yang tangguh. Lansia yang tangguh akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang tumbuh dan maju. Ketika lansia sehat dan bahagia, maka keluarga dan generasi muda juga ikut merasakan ketenangan,” imbuh Mas Adi.

Kendati demikian, Mas Adi mengingatkan tentang keberlanjutan program kota ramah lansia memerlukan sinergi kolektif. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk rasa memiliki terhadap kemajuan Kota Pasuruan, sehingga pembangunan infrastruktur sosial tidak hanya bertumpu pada birokrasi semata.

“Kota Pasuruan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita bangun sinergi lintas lini agar kota ini semakin maju, inklusif, dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk para lansia,” urai Mas Adi.

Berita Terkait :  Wabup Hadiri Rapat Terbuka STAINU Wisuda IX Sarjana Strata I

Sebagai bukti konkret penguatan fondasi kesejahteraan tersebut, Pemkot Pasuruan menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Tahun 2026 secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat.

Di antaranya diberikan kepada Wasiah dari Kelurahan Ngemplakrejo sebagai perwakilan Lansia Potensial sebesar Rp1.000.000, serta Syafuwan dari Kelurahan Petahunan untuk alokasi jaminan permakanan lansia terlantar.

Tak hanya itu, kepedulian inklusif Pemkot juga menyasar klaster anak melalui penyerahan santunan tunai sebesar Rp600.000 kepada Khanza Azkadina Alfathunnisa asal Kelurahan Randusari, yang hadir mewakili tujuh anak yatim penerima manfaat. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!