29 C
Sidoarjo
Monday, June 22, 2026
spot_img

SRMP Kota Batu Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan


Kota Batu, Bhirawa – Kerbagai kegiatan penguatan karakter dan keterampilan disediakan dalam pembelajaran dan pembinaan siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu. Dan Pemerintah Kota Batu berkomitmen memberikan dukungan agar semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang bisa memperoleh pendidikan berkualitas.

Dengan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan di SRMP ini diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan khususnya di Kota Wisata Batu.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto menyatakan bahwa keberadaan SRMP di Kota Batu ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal ini juga termasuk anak- anak yang berisiko putus sekolah bahkan sudah atau pernah putus sekolah.

“Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak. Selain pembelajaran akademik, mereka juga dibekali karakter, keterampilan, dan kedisiplinan sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujar Heli, Senin (22/6).

Dan dalam upaya penguatan karakter, Heli telah melihat langsung berbagai kegiatan dan keterampilan yang diikuti para siswa SRMP. Dimulai dari latihan baris-berbaris, permainan tradisional egrang, seni budaya bantengan, kaligrafi, membatik, hingga budidaya tanaman pangan.

“Kegiatan seperti ini menjadi pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian peserta didik,” jelas Heli.

Berita Terkait :  Kinerja Pemkot Mojokerto Melampaui Target Pembangunan

Dalam tinjauannya ke SRMP 14 Kota, sekolah ini telah memiliki sarana dan fasilitas yang dapat mendukung proses belajar- mengajar. Namun Heli menilai masih diperlukan pengembangan fasilitas berupa laboratorium agar proses pembelajaran bisa berjalan lebih optimal.

“Fasilitas pendukung sudah tercukupi, tapi sekolah ini belum punya laboratorium. Urusan ini penting untuk praktik sains siswa,” tambah Heli

Ditambahkan Kepala SRMP 14 Kota Batu, Yuliana saat ini tercatat sudah ada sebanyak 148 siswa dari berbagai daerah di Jawa Timur menempuh pendidikan di sekolah berasrama gratis ini. “Untuk anak- anak yang menjadi sasaran menjadi siswa SRMP 14 ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2,” ujarnya.

Diketahui, SRMP 14 Kota Batu mulai beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu. Saat ini sekolah ini telah memiliki fasilitas asrama yang sudah memadai dimana pembangunannya semua ditanggung Negara. Dan sekarang tercatat sudah ada sebanyak 148 anak yang menjadi siswa di sekolah berasrama ini.

Di tahun ini, SRMP 14 Kota Batu kembali membuka pintu pendaftaran dengan kuota sebanyak 90 siswa baru. Dan karena sekolah ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam DTSEN maka metode penerimaan siswa tidak memakai ujian tulis. Penerimaan siswa memiliki pola penjangkauan langsung agar bantuan negara ini tidak salah sasaran. [nas.wwn]

Berita Terkait :  Kota Mojokerto Masuk 10 Terbaik Bhumandala Award 2024 Bidang Data Geospasial

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!