Surabaya, Bhirawa
SD Muhammadiyah 7 Surabaya menggelar Wisuda Purnasiswa ke-53 yang digelar pada Ahad (21/6), sebanyak 21 siswa mengikuti wisuda yang digelar di Ballroom BG Junction di Jl Bubutan Surabaya. Kegiatan ini dirangkai dengan Wisuda Tahfidz bagi tujuh siswa dan Wisuda Alquran untuk 11 siswa.
Wisuda purnasiswa ini dihadiri Sekretaris PDM Kota Surabaya Ustadz Catur Anang Hutoyo MPd, Ketua Dikdasmen dan PNF Kota Surabaya Ustadz Dikky Syadqomullah MHes, Ketua PCM Wonokromo Ustadz Ir Lukman, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadzah Luluk Humaidah MPd, serta Ketua PCA Wonokromo sekaligus Kepala SMP Muhammadiyah 4 Gadung, Ustadzah Laili Rahmi MPd.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 7 Jagir Surabaya, Ustadz Achmad Zainuri Arif MPd, mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun. Para lulusan diharapkan mampu melanjutkan perjalanan pendidikan dengan bekal ilmu agama, akhlak mulia, dan semangat belajar yang tinggi.
”Sekolah juga mencatat capaian akademik membanggakan dengan rata-rata nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) berada di atas rata-rata Kota Surabaya dan nasional. Prestasi non akademik di tingkat kota hingga nasional turut diraih melalui berbagai perlombaan,” kata Ustadz Arif.
Ke depan, Ustadz Arif mentargetkan, seluruh lulusan mampu lulus munaqasyah Alquran, memiliki hafalan minimal dua juz yakni juz 30 dan juz 29, meraih nilai TKA sempurna yakni 100, serta melanjutkan pendidikan ke SMP atau Pondok Muhammadiyah.
Pada kesempatan ini, sekolah juga memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi selama Tahun Pelajaran 2025/2026. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Muhammadiyah, wali murid, serta para ustadz dan ustadzah yang telah bersinergi dalam memajukan sekolah.
Sementara itu, dalam sambutan Wakil Ketua Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, Ustadzah Luluk Humaidah MpdI mengatakan, kini Amal Usaha Muhammadiyah Pengurus Cabang Muhammadiyah (AUM PCM) Wonokromo sudah memiliki kurikulum yang menerapkan standar pembelajaran internasional serta tahfidz Alquran.
”Ilmu agama yang telah dipelajari selama bersekolah di SD Muhammadiyah 7 Surabaya dapat diimplementasikan dalam kehidupan kesehariannya,” ujar Ustadzah Luluk.
Ustadzah Luluk juga mendoakan agar ayah danbunda dipermudah rezekinya dalam menyekolahkan ananda di jenjang sekolah berikutnya, terutama sekolah Muhammadiyah.
Sedangkan Ketua PCM Wonokromo, Ustadz Ir Lukman Rahim, turut mengapresiasi Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya, yang dapat menyelenggarakan simulasi sidang bagi para siswa di gedung DPRD Kota Surabaya.
”PCM Wonokromo senantiasa berupaya melakukan peningkatan kualitas AUM yang ada di Wonokromo. Mulai tahun depan kami menerapkan integritas pembelajaran berbasiskan tahfidz, kelas internasional maupun billingual class,” jelasnya.
Ketua Dikdasmen PDM Surabaya, Ustadz Dikky Syadqumulloh Mhes, mengawali dengan menyinggung salah satu rekomendasi film, children of heaven yang mengisahkan perjuangan anak-anak yang tetap berjuang sekalipun memiliki keterbatasan ekonomi.
Ustadz Dikky juga menyampaikan tujuh pantun sesuai dengan angka 7 pada SD Muhammadiyah 7 Surabaya, tujuh total pantun berisikan apresiasi atas SD Muhammaduyah 7 Surabaya.
Ustadz Dikky menyampaikan beberapa pesan yang sudah terangkum dalam tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat diantaranya Bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, terus belajar, konsisten dan tidur cepat. [fen.hel]


