32.2 C
Sidoarjo
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Kabupaten Probolinggo Bersiap Jadi Barometer Koperasi Jawa Timur di Harkop 2026

Pemkab Probolinggo, Bhirawa
Persiapan Kabupaten Probolinggo sebagai tuan rumah Hari Koperasi (Harkop) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 mulai dimatangkan.

Salah satunya melalui penguatan kapasitas kelembagaan koperasi yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo kepada para pengurus koperasi di daerah setempat.

Kegiatan pembinaan bagi Koperasi Daerah, Koperasi Syariah dan Koperasi Wanita (KDKMP) tersebut digelar di Aula KH Hasan Genggong dan diikuti pengurus koperasi dari berbagai sektor usaha.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan penunjukan Kabupaten Probolinggo sebagai tuan rumah Harkop Jatim merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Karena itu, kesiapan koperasi lokal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan berskala provinsi tersebut.

“Menjadi tuan rumah Hari Koperasi Tingkat Jawa Timur adalah momentum emas bagi kita semua. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa koperasi di Kabupaten Probolinggo memiliki tata kelola yang sehat, inovatif dan mampu menjadi pilar ekonomi daerah. Melalui penguatan KDKMP ini, kita ingin memastikan seluruh koperasi siap menyambut para tamu dan delegasi se-Jawa Timur,” katanya.

Menurut Taufik, pembinaan yang diberikan difokuskan pada penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi tata kelola serta perluasan akses permodalan dan pasar.

“Kita tidak ingin koperasi kita hanya jalan di tempat. Di era digital ini, manajemen koperasi harus semakin transparan dan akuntabel. Melalui KDKMP, kita dorong pemanfaatan teknologi informasi baik dalam pembukuan maupun pelayanan kepada anggota. Koperasi yang sehat akan menjadi cerminan kesiapan kita sebagai tuan rumah,” jelasnya.

Berita Terkait :  Mendorong Peran Kades dalam Pelaksanaan Otonomi Desa

Selain menyiapkan kelembagaan koperasi, DKUPP juga mendorong pelaku koperasi dan UMKM untuk memanfaatkan momentum Harkop Jatim sebagai sarana promosi produk unggulan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan Harkop Jatim diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat.

“Akan ada ribuan orang dari berbagai daerah di Jawa Timur yang datang ke Kabupaten Probolinggo. Ini adalah peluang pasar yang sangat besar bagi produk-produk UMKM kita. Koperasi harus jeli menangkap peluang ini dengan mempersiapkan produk unggulan yang berkualitas dan memiliki daya jual tinggi,” tambahnya.

Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut menyambut positif langkah pembinaan yang dilakukan DKUPP. Mereka menilai penguatan kapasitas dan koordinasi antarkoperasi diperlukan agar seluruh elemen koperasi memiliki kesiapan yang sama dalam mendukung pelaksanaan Harkop Jatim 2026.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, DKUPP optimistis pelaksanaan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan UMKM. [fir.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!