Bondowoso, Bhirawa
Ruang ekspresi seni dan refleksi sosial kembali hadir di Kabupaten Bondowoso melalui Pameran Seni Rupa bertajuk “Simulakra” yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, di Gedung Olahraga (GOR) Pelita Bondowoso, Senin (8/6) malam.
Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Muharram 1448 H/2026 tersebut menghadirkan puluhan karya perupa yang mengajak masyarakat menafsirkan ulang realitas kehidupan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan era digital.
Pameran yang diinisiasi oleh komunitas perupa K5 Art Project yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 8 hingga 14 Juni 2026.
Sebanyak 31 perupa dari Bondowoso maupun berbagai daerah lainnya turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam karya seni rupa yang mengangkat isu sosial, budaya, hingga dinamika kehidupan masyarakat kontemporer.
Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i menyampaikan apresiasi kepada K5 Art Project dan seluruh panitia yang telah menghadirkan ruang dialog visual yang kreatif dan inspiratif bagi masyarakat Bondowoso.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan penguatan kebudayaan serta pengembangan ruang kreatif bagi generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen mendorong lahirnya wadah-wadah kreatif yang mempertemukan seniman, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Pameran seperti Simulakra menjadi energi positif dalam membangun ekosistem seni yang sehat, memperkuat identitas lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan pameran dalam rangkaian Road to Festival Muharram menunjukkan bahwa peringatan hari besar Islam tidak hanya dimaknai dari sisi spiritualitas semata.
“Tetapi juga dapat menjadi ruang perjumpaan gagasan, nilai-nilai kemanusiaan, dan ekspresi budaya melalui seni,”terangnya.
Melalui penyelenggaraan Simulakra, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap lahir gagasan-gagasan kreatif baru, semakin luasnya jejaring kolaborasi antarseniman lintas daerah.
“Serta tumbuhnya inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, mencintai seni, dan menjaga kekayaan budaya bangsa di tengah perubahan zaman,”tandasnya.
Pantauan di lokasi, prosesi pembukaan ditandai dengan seremoni peresmian yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seniman, komunitas kreatif, serta tamu undangan lainnya.
Setelah pembukaan, Wakil Bupati As’ad bersama para tamu mengikuti VIP Curator Tour bertajuk “Membaca di Balik Kanvas” yang dipandu langsung oleh kurator pameran.
Dalam sesi tersebut, kurator mengulas filosofi, proses kreatif, serta pesan yang terkandung dalam setiap karya sehingga para pengunjung dapat memahami makna yang lebih mendalam dari karya-karya yang dipamerkan.
Untuk diketahui, bahwa Pameran Seni Rupa “Simulakra” dibuka untuk masyarakat umum setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Selain menghadirkan karya seni, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk meningkatkan literasi visual dan daya kritis masyarakat, khususnya generasi muda.
Salah satu program yang diselenggarakan adalah Curator Tour bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami proses kreatif, konteks sosial, serta gagasan yang melatarbelakangi lahirnya setiap karya seni.
Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan Art Dialogue bertema “Membangun Ekosistem Kreatif Bondowoso” yang mempertemukan seniman, praktisi kebijakan dari Disparbudpora, dan pelajar. Forum tersebut menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan seni dan budaya lokal serta tantangan membangun ekosistem kreatif di era digital.
Pada hari penutupan, rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan Artist Talk dan Diskusi Kuratorial yang menghadirkan para seniman untuk berbagi pengalaman, proses kreatif, serta merefleksikan respons publik terhadap karya-karya yang dipamerkan selama penyelenggaraan pameran. [san.kt]


