27.3 C
Sidoarjo
Thursday, June 4, 2026
spot_img

Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Gelar Donor Darah di Rutan Kelas I Surabaya


Surabaya, Bhirawa
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi tidak mengenal batas, bahkan tumbuh subur di lingkungan pemasyarakatan.

Ke giatan ini diikuti oleh jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, pegawai Rutan Kelas I Surabaya, anggota Darma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas I Surabaya, serta pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) I Surabaya. Salah satu mahasiswa Prodi Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Aliza Dwi Kusuma Marsetyanti menilai kebersamaan lintas unit kerja ini mencerminkan sinergi yang solid dalam tubuh institusi pemasyarakatan. Kegiatan donor darah ini mendapat dukungan penuh dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo yang hadir langsung membawa tenaga medis dan peralatan pengambilan darah.

Menurut Aliza, dukungan PMI Kabupaten Sidoarjo dinilai sangat penting dalam memastikan proses donor berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur medis yang berlaku.

Meskipun pada kegiatan ini tidak semua peserta dapat memenuhi syarat medis untuk mendonorkan darah, kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 39 kantong darah. Jumlah tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi, mengingat proses seleksi kesehatan donor darah dilakukan secara ketat demi keselamatan pendonor maupun penerima darah.

Berita Terkait :  Fraksi Golkar Tulungagung Berterimakasih Penganugerahan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Sebagai mahasiswa yang sedang menjalani program magang di Rutan Kelas I Surabaya, Aliza turut menyaksikan langsung jalannya kegiatan ini. Ada pemandangan yang mengharukan sekaligus menginspirasi: para pegawai yang sehari-hari menjalankan tugas di balik tembok lembaga pemasyarakatan, dengan sukarela mengulurkan lengan mereka untuk menyumbangkan setetes darah demi sesama. Selama mengikuti program magang, Aliza berada dalam bimbingan dosen pembimbing magang Dr Anggraeny Puspaningtyas, S.AP., M.AP2 yang juga dosen di Prodi Administrasi Negara Untag Surabaya.

Hari Bhakti Pemasyarakatan yang diperingati setiap tanggal 27 April memiliki makna mendalam bagi seluruh insan pemasyarakatan Indonesia. Di usianya yang ke-62, institusi pemasyarakatan terus berupaya mewujudkan fungsi pembinaan yang tidak hanya berorientasi ke dalam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Donor darah menjadi salah satu wujud kontribusi tersebut. Bagi peserta yang belum berhasil mendonorkan darah karena berbagai alasan medis, semangat keikutsertaan mereka tetap merupakan bagian dari niat mulia yang tak ternilai. Panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar lebih banyak orang mendapat kesempatan untuk berbagi.

Kegiatan donor darah ini sejalan dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengusung nilai pengabdian, kemanusiaan, dan kepedulian sosial. Dengan terkumpulnya 39 kantong darah, kontribusi Kanwil Ditjenpas Jawa Timur bersama Rutan Kelas I Surabaya, DWP, dan Bapas I Surabaya diharapkan mampu menjawab kebutuhan stok darah di wilayah Jawa Timur, terutama di masa-masa kritis.

Berita Terkait :  Guru Kecamatan Kauman Tulungagung Jalani Skrining Cegah Diabetes Melitus

Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh di mana saja termasuk di dalam dan di sekitar lembaga pemasyarakatan. Sebuah pengalaman berharga yang turut memperkaya perjalanan magang penulis di Rutan Kelas I Surabaya. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!