Bojonegoro, Bhirawa
Bupati Setyo Wahono mengajak masyarakat memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan sholat Idul Adha di Masjid Darussalam, Rabu (27/5).
Dalam sambutannya, Wahono menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS merupakan teladan penting bagi umat Islam, khususnya dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.
“Ini adalah bukti keberhasilan Nabi Ibrahim dalam mendidik putranya,” ujar Wahono di hadapan jamaah sholat Idul Adha.
Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan ketakwaan serta keikhlasan dalam beribadah dan berkorban.
Bupati menyampaikan tiga pesan utama kepada masyarakat. Pertama, meningkatkan ketakwaan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Kedua, meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam mendahulukan kehendak Allah. Ketiga, memperkuat kepedulian sosial serta persaudaraan antarsesama.
“Dengan meneladani cinta dan ketaatan Nabi Ibrahim, mari bersama-sama mewujudkan SDM Bojonegoro yang berkualitas, unggul, berbudaya, berakhlak, dan bahagia guna mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” katanya.
Wahono juga mengapresiasi masyarakat yang menunaikan ibadah kurban sebagai bentuk solidaritas sosial. Ia berharap semangat berbagi pada Idul Adha mampu mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat. [bas.kt]


