30 C
Sidoarjo
Sunday, May 24, 2026
spot_img

Dinsos Jatim Dampingi PPKS asal Banten dan Lampung Kembali ke Rumah

Pemprov Jatim, Bhirawa
Perjalanan pulang kadang menjadi momen paling menenangkan bagi seseorang. Terlebih bagi mereka yang sempat terpisah dari keluarga dan lingkungan sosialnya karena berbagai persoalan hidup. Melalui inovasi Sahabat Pulang, Dinas Sosial (Dinsos) Jatim kembali memastikan harapan itu tetap ada.

Jumat (22/5/2026), Dinsos Jatim mendampingi pemulangan dua Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) menuju Provinsi Banten. Mereka adalah seorang Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) serta seorang Orang Telantar (OT) eks Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM mengatakan, proses pemulangan tidak sekadar mengantar penerima manfaat menuju daerah asal. Lebih dari itu, ada proses pendampingan menyeluruh agar mereka merasa aman dan nyaman selama perjalanan.

“Pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari penjangkauan, asesmen, hingga proses serah terima agar penerima manfaat merasa aman selama perjalanan,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat yang dipulangkan adalah SS (14), seorang AMPK asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Sebelumnya, ia merupakan rujukan dari Dinsos Sulawesi Selatan dan selanjutnya dibantu pemulangannya oleh Dinsos Banten untuk diserahkan kepada Dinsos Lampung.

Sementara itu, AMS (29), warga Kabupaten Tangerang, Banten, sebelumnya menjalani rehabilitasi sosial di Dinsos Madiun. Setelah kondisi sosialnya dinilai lebih stabil, AMS akhirnya dapat kembali ke keluarganya.

Bagi Dinsos Jatim, proses pemulangan bukan akhir dari pendampingan. Keberlanjutan penanganan sosial tetap menjadi perhatian agar penerima manfaat dapat kembali beradaptasi dengan lingkungan dan keluarganya.

Berita Terkait :  DPD RI Menyoroti Penurunan TKD Menambah Beban Daerah

“Pemantauan dan rehabilitasi lanjutan penting dilakukan agar penerima manfaat dapat kembali beradaptasi dengan lingkungan sosial dan keluarganya,” kata Novi.

Program Sahabat Pulang terus dioptimalkan sebagai upaya menghadirkan proses pemulangan yang aman, manusiawi, dan penuh empati bagi PPKS. Pendampingan sosial dan psikologis menjadi bagian penting dalam setiap prosesnya.

Setelah tiba di daerah tujuan, kedua penerima manfaat akan mendapatkan rehabilitasi lanjutan dan pemantauan berkala oleh Dinsos Banten serta Dinsos Lampung. Harapannya, mereka dapat kembali menjalani kehidupan sosial dengan lebih baik dan perlahan menemukan kembali rasa nyaman di tengah keluarga dan lingkungan sekitar. [rac.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!