29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Perkuat UMKM dan Literasi Keuangan, Bupati Hamid Dorong Hilirisasi Produk Unggulan Daerah


Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha masyarakat melalui penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 dan Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Ijen View Hotel & Restaurant, Kamis (21/5).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bondowoso.

Fokus utama agenda ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku usaha ultra mikro sekaligus memperkuat literasi keuangan masyarakat secara inklusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Plt Asisten II, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Kepala OJK Jember Aris Budiman, serta Kepala PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jember.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa peningkatan kapasitas usaha merupakan langkah strategis untuk mendorong hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Program peningkatan kapasitas usaha ini menjadi bagian dari upaya kita mendorong hilirisasi produk daerah agar mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan dan pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguatan kemampuan manajerial pelaku usaha, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan meningkatnya literasi keuangan, pelaku usaha mikro diharapkan mampu mengelola permodalan secara mandiri, memperluas usaha, serta meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.

Berita Terkait :  Mendikdasmen dan Mendagri Kukuhkan Komitmen Bersama SPMB

Pada kesempatan itu, Bupati Hamid juga menyampaikan apresiasi kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dinilai telah memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha ultra mikro di Bondowoso.

Ia menambahkan, Bondowoso memiliki berbagai komoditas unggulan dengan potensi besar untuk terus dikembangkan, salah satunya sektor perkebunan kopi.

Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemkab Bondowoso berkomitmen menghidupkan kembali gerakan Bondowoso Republik Kopi guna memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

Ra Hamid sapaan karibnya juga menegaskan bahwa kegiatan PKU Akbar dan Kick Off Bulan Literasi Keuangan bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Program tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan usaha yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso,”terangnya.

Ke depan, pihaknya bersama para pemangku kepentingan akan terus memperkuat ekosistem usaha masyarakat melalui kemudahan akses permodalan, peningkatan kualitas produk, percepatan sertifikasi halal, pembenahan kemasan produk, pemenuhan standar kesehatan, hingga perluasan akses pasar.

Pemerintah daerah berharap produk-produk UMKM khas Bondowoso tidak hanya berkembang di pasar lokal.

“Tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas melalui kolaborasi strategis lintas sektor serta penguatan jaringan pemasaran industri,”pungkasnya. [san.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!