29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

PENS Kembangkan AI Bantu Anak Berkebutuhan Khusus


Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) berinovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SDLB-B Karya Mulya, Surabaya.

Inovasi tersebut di bernama PENSyarat AI, dimana berupa platform pembelajaran pemahaman kosakata untuk memudahkan siswa membaca secara visual. Kamis, (21/5/2026)

Ketua tim pengembang PENSyarat AI, Muhammad Ariel Sulton mengatakan bahwa memanfaatkan teknologi AI dan pengenalan gestur Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) untuk siswa SDLB-B tingkat pemula.

“Kami memberikan sosialisasi kepada siswa dan guru pengajar sekolah, yang mana platform pembelajaran pemahaman kosakata bertujuan memudahkan siswa membaca secara visual,” ucapnya.

Lanjut Ariel mengukapkan teknologi AI agar mampu mendeteksi dan mengenali gestur tangan pengguna secara langsung (real-time) sesuai standar SIBI, nantinya anak-anak menggunakan platform akan merasakan pengalaman belajar yang mandiri dan menyenangkan, dengan ada interaksi visual dua arah.

“Siswa pada tingkat pemula bisa belajar kosakata baru, mempraktikkan gerakan isyaratnya di depan kamera perangkat, Teknologi AI disematkan dalam platform akan langsung menangkap memberikan umpan balik, apakah gerakan tersebut sudah tepat, Jika belum tepat siswa akan memperbaikinya,” ujarnya.

Pembimbingnya Inovasi, Paramita Eka Wahyu Lestari, MT. menjelaskan inovasi yang dibuat oleh mahasiswanya merupakan kelanjutan hasil dari riset ditekuni.

“Mereka pernah membuat karya untuk dikompetisikan, kemudian tertantang mengembangkan karya mereka, sebagai solusi nyata mengatasi tantangan literasi dan komunikasi yang dihadapi anak berkebutuhan khusus, tunarungu,” pungkasnya.

Berita Terkait :  Polteknaker Umumkan Peserta yang Lolos Seleksi UTBK 2024

Sementara itu, guru pendamping kelas 4 SDLB-B Karya Mulya, Sriati, menambahkan bahwa inovasi akan sangat membantu jika diterapkan.

“Anak-anak kelihatan sangat tertarik dengan inovasi ini, walapun kurang sabar mempraktekkan, ini bisa jadi masukan juga untuk teman-teman di kampus jika nanti benar-benar diimplementasikan,” kata beliau.

Sriati berharap platform PENSyarat AI dapat segera diterapkan pada kurikulum harian untuk membantu mempercepat penguasaan bahasa serta meningkatkan rasa percaya diri para siswa dalam berkomunikasi. [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!