27 C
Sidoarjo
Sunday, April 26, 2026
spot_img

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Turun Langsung Bersihkan Bundaran Apollo

DPRD Kab Pasuruan, Bhirawa
Bundaran Apollo selama ini dikenal sebagai teras Kabupaten Pasuruan. Sebagai pintu masuk dari arah barat, kawasan tersebut adalah cerminan martabat daerah.

Tak ingin wajah depan itu kusam, jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan memilih melepas kemeja kerja dan berganti kaus olahraga untuk terjun langsung ke lapangan, Jumat (24/4).

Aksi bersih-bersih bertajuk gerakan Jumat ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) itu menjadi panggung kolaborasi. Tak ada sekat antara pejabat dan rakyat.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H Samsul Hidayat, tampak memimpin langsung pasukan sapu lidi di kawasan Desa Karangrejo tersebut.

Ia tak sendirian. Wakil Ketua DPRD Hj Adinda Denisa dan Anggota Komisi II H Elyas juga terlihat sibuk memunguti sampah yang berserakan.

Mereka berbaur dengan ratusan relawan dari KNPI, Ansor, FPRB, Karang Taruna, hingga komunitas Info Seputar Gempol (ISG).

“Kami ingin memberi contoh lewat tindakan, bukan sekadar instruksi. Kalau pimpinannya turun, harapannya warga juga makin semangat menjaga lingkungannya secara berkelanjutan,” tegas Samsul Hidayat di sela-sela aksi.

Bukan hanya sekadar bersih-bersih, bagi Adinda Denisa, aksi itu adalah bagian dari menjaga estetika gerbang utama Kabupaten Pasuruan.

Di balik keringat pagi itu, terselip rencana besar untuk menyulap Bundaran Apollo menjadi lebih fungsional.

Adinda menyampaikan pihaknya tengah serius menggodok berbagai masukan dari masyarakat. Bundaran Apollo diproyeksikan tak hanya jadi perlintasan kendaraan, namun juga ruang publik yang hidup.

Berita Terkait :  Awali Rangkaian Puncak HJT 731, Pjs Bupati Tuban, Agung Subagyo Ziarah ke Makam Leluhur

“Ada usulan untuk membangun taman bermain ramah anak sampai hutan lindung kota. Semua sedang kami kaji secara strategis. Intinya, penataan Apollo harus membawa manfaat maksimal buat warga sekitar,” kata politisi perempuan tersebut.

Camat Gempol, Hadi Mulyono selaku motor penggerak memastikan gerakan ini punya napas panjang.

Ia menjamin Jumat ASRI bukan sekadar agenda gugur kewajiban atau seremonial yang hilang setelah foto bersama selesai.

“Tentu kita komit mengawal ini secara berkala. Apolo harus benar-benar bersih dan nyaman bagi publik. Sinergi ini adalah modal besar untuk memperkuat budaya gotong-royong di Gempol,” kata Hadi Mulyono.

Hingga matahari meninggi, kawasan Bundaran Apollo tampak jauh lebih segar. Sebuah sinyal bahwa kolaborasi legislatif dan warga bisa menjadi deterjen ampuh untuk membersihkan masalah lingkungan di akar rumput.

Aksi bersih-bersih itu menuai respons positif dari warga yang saban hari beraktivitas di sekitar Bundaran Apollo.

Slamet Purwanto, salah seorang pedagang kaki lima di kawasan tersebut, mengaku kaget melihat rombongan pejabat yang tak segan memegang sapu lidi.

“Biasanya cuma lihat di baliho atau televisi, tapi sekarang malah bareng-bareng nyapu di kawasan Bundera Apollo. Kalau kawasan itu bersih seperti ini, tentu wajah Kabupaten Pasuruan terlihat semakin terawat,” kata Slamet Purwanto.

Senada dengan Slamet, Rina Kartika, seorang warga Desa Karangrejo yang sedang melintas, berharap aksi tersebut bukan sekadar musiman.

Berita Terkait :  Operasional Bus Trans Jatim Koridor V Wujud Pemerataan Transportasi Umum di Jatim

Ia sangat mendukung rencana pembangunan taman bermain anak di area tersebut.

“Bila benar jadi taman, tentu bagus sekali. Selama ini anak-anak di sini kurang ruang terbuka hijau. Semoga bukan cuma dibersihkan hari ini, tapi ke depannya benar-benar dibangun jadi lebih cantik,” tegas Rina Kartika. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!