Pasuruan, Bhirawa
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung proses perbaikan ruas jalan provinsi Kejayan–Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/4). Ia menekankan agar perbaikan dilakukan dengan standar kualitas tinggi, bukan sekadar tambal sulam yang tidak awet.
Menurut Emil, penanganan jalan dilakukan secara komprehensif. Untuk kerusakan ringan sepanjang 3,6 km ini, metode yang digunakan adalah mengupas permukaan jalan setebal 5 cm, kemudian ditimbun kembali dan dipadatkan dengan sangat seksama.
“Kita tidak mau asal-asalan. Kalau cuma ditambal, nanti cepat rusak lagi. Dengan dibongkar dan ditata ulang sampai 5 cm, lalu dipadatkan kuat-kuat, insyaallah hasilnya akan lebih awet dan tahan lama,” tegas Emil.
Metode ini dipilih agar permukaan jalan kembali stabil dan mulus. Selain meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara, perbaikan berkualitas juga dinilai mampu menekan biaya pemeliharaan di masa depan.
“Jalan ini vital untuk konektivitas dan mobilitas ekonomi. Makanya kami tangani dengan serius, tidak potong-potong atau sekadar menutup lubang,” jelasnya.
Emil kembali menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus menyempurnakan infrastruktur jalan di seluruh wilayah. Setiap proyek dijalankan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat secara berkelanjutan. [aya.kt]


