Situbondo, Bhirawa
Seorang guru SMK swasta yang ada di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, berinisial PU (35), menjadi korban penganiayaan oleh siswanya sendiri saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.
Kejadian tragis di dunia pendidikan menengah di Kota Santri itu terjadi di ruang kelas XI Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK setempat. Akibat kejadian tersebut, warga asli Desa Besuki ini mengalami luka lebam di bagian wajahnya.
Tak terima atas tindakan kekerasan yang dialaminya, korban langsung melaporkan ulah salah satu siswanya yang berinisial UH (17) ke Mapolres Situbondo. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban sedang mengajar di kelas.
“Karena kondisi kelas yang terus gaduh, korban sempat menegur para siswa dan meminta mereka diam jika ingin terus berbicara sendiri. Diduga tersinggung dengan teguran tersebut, siswa tersebut memukul,” urai salah satu saksi.
Selanjutnya, kala itu pelaku UH maju ke depan kelas dengan dalih meminta izin ke kamar mandi. Namun, saat sudah berada di dekat korban, UH justru melayangkan pukulan dengan tangan kosong ke arah wajah sang guru.
“Aksi tersebut sempat membuat suasana kelas mencekam sebelum akhirnya dilerai oleh siswa lainnya. Kejadiannya kemarin itu saat jam pelajaran berlangsung,” imbuh salah satu teman korban, Jumat (10/4).
Disisi lain, Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, ketika dikonfirmasi adanya laporan penganiayaan tersebut, membenarkan kemarin. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pasti di balik tindakan nekat pelaku.
“Ya, kami akan memanggil terlapor untuk proses klarifikasi. Karena terduga pelaku masih di bawah umur, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Jember dalam penanganan kelanjutan kasus ini,” pungkas AKP Agung Hartawan. [awi.kt]


