Pemprov, Bhirawa
Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, mencatat lonjakan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga 400 persen di Bandara Juanda menjelang Lebaran.
Data periode 16–20 Maret menunjukkan rata-rata kedatangan mencapai 490 orang per hari, didominasi pekerja dari Malaysia, Hong Kong, Taiwan, dan Singapura. Data tersebut dari posko bersama antara BP3MI Jatim dan Disnakertrans Jatim.
“Hingga 26 Maret, kami telah memfasilitasi 2.267 PMI. Mayoritas berasal dari Madura, Madiun, Ponorogo, dan Blitar,” ujar Gimbar, Jumat (27/03/2026).
Meski sempat melonjak, ia menyebut arus kepulangan kini mulai melandai di bawah 100 orang per hari. “Data per hari ini sudah turun signifikan, rata-rata sudah di bawah 100 orang per hari,” imbuhnya.
Selain menangani kepulangan, BP3MI memperketat pengawasan keberangkatan ilegal melalui koordinasi dengan Imigrasi dan Kepolisian. Gimbar menegaskan petugas akan mencegat warga yang hendak bekerja ke luar negeri tanpa dokumen elektronik KPMI (E-KTPMI) untuk mencegah TPPO.
“Kami menyisir dari hulu melalui penggerebekan penampungan hingga pengawasan ketat di gerbang terakhir bandara. Jika tidak memiliki visa kerja dan E-KTPMI, keberangkatan pasti kami tunda demi keamanan mereka,” tegasnya. [rac.kt]




