Kota Kediri, Bhirawa
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan fluktuasi harga serta ketersediaan stok bahan pangan di wilayah Kota Kediri dalam kondisi relatif stabil.
Hal tersebut disampaikan Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, usai melakukan monitoring rutin harga komoditas pangan di Pasar Setono Betek.
Berdasarkan hasil pantauan, sebagian besar komoditas pangan menunjukkan tren harga stabil hingga mengalami penurunan. Namun demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan harga, yakni beras medium.
“Secara umum sebagian besar komoditas stabil bahkan turun, namun beras medium mengalami sedikit kenaikan,” ujar Un Achmad Nurdin, Senin (19/1).
Selain itu, komoditas minyak goreng saat ini masih berada pada indikator waspada. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat serta harga minyak goreng di pasaran yang relatif tinggi sejak pertengahan tahun lalu.
Terkait kondisi cuaca, Un Achmad menegaskan tidak berdampak signifikan terhadap distribusi maupun ketersediaan stok pangan di pasar. Musim panen yang sedang berlangsung turut membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Untuk beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah memang sempat terjadi gangguan pasokan, namun saat ini tidak lagi berpengaruh besar karena distribusi juga didukung dari beberapa daerah sekitar Kota Kediri,” tambahnya.
Stabilitas harga pangan, lanjut Un Achmad, juga ditopang oleh berbagai intervensi pemerintah, di antaranya penyaluran bantuan pangan, Gerakan Pangan Murah, serta operasi pasar. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan akses pangan dengan harga terjangkau.
DKPP Kota Kediri juga melakukan pemantauan harga dan stok bahan pangan secara rutin setiap hari. Monitoring tersebut dilakukan untuk menganalisis kondisi pasar serta menentukan langkah intervensi lanjutan apabila diperlukan.
“Monitoring kita lakukan harian, kita pantau, kita catat, dan kita analisis untuk mengetahui indikatornya apakah aman atau waspada,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di pasar, harga beras premium tercatat stabil di kisaran Rp14.800 per kilogram, gula pasir Rp16.667 per kilogram, minyakita Rp18.333 per liter, minyak goreng curah Rp17.700 per liter, daging sapi Rp112.500 per kilogram, serta cabai rawit merah Rp31.333 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga, antara lain beras medium naik menjadi Rp12.850 per kilogram dari sebelumnya Rp12.767 per kilogram. Daging ayam ras turun menjadi Rp34.333 per kilogram, telur ayam ras Rp27.667 per kilogram, bawang merah Rp31.333 per kilogram, bawang putih bonggol Rp33.333 per kilogram, cabai merah besar Rp24.333 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp26.000 per kilogram.(van,nov.hel)

