24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Gubernur Jatim Panen Raya Jagung di Desa Kedensari Sidoarjo

Sidoarjo, Bhirawa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wabup Mimik Idayana dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Kamis (8/1) kemarin, melakukan panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Panen raya jagung ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Panen Raya digelar di atas lahan seluas satu hektare ini berhasil memanen sekitar tiga ton jagung. Panen serentak yang dilakukan di Jawa Timur pada kuartal I akan ada di 30 titik dengan luas keseluruhan 319,73 hektare (produktif, perhutanan, LBS dan pesantren) dan estimasi panen sebanyak 2.174,16 ton.

Menurut Wabup, Mimik Idayana Pemkab Sidoarjo akan mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

”Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah kami,” kata Mimik, dalam kesempatan itu.

Panen yang dilaksanakan secara simbolis ini juga menandai keberhasilan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat.

Sementara itu, Kombes Pol Ari Wibowo, Karo SDM Polda Jawa Timur, mengatakan, lahan yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu.

Berita Terkait :  Wacana Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia Merupakan "Testing the Water"

”Estimasi hasil panen mencapai tiga ton jagung. Hasil ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” terang Kombes Ari.

Kombes Ari menekankan pentingnya siklus pertanian berkelanjutan. Setelah panen, lahan akan segera dipersiapkan untuk musim tanam berikutnya guna memastikan pasokan pangan tetap stabil sepanjang tahun.

Sedangkan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing menambahkan, jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan petani lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.

”Ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus dorong agar kegiatan serupa berlangsung berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tandas Christian.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. [kus.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru