Kota Probolinggo, Bhirawa. – Sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pasar murah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di depan Lapangan Wonoasih, Kota Probolinggo, Selasa (27/10), habis terjual dalam waktu singkat. Tingginya minat masyarakat terlihat sejak pagi saat warga mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Kegiatan yang digelar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur itu merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pasar murah tersebut juga ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok dan membantu daya beli masyarakat.
Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp55.000, beras premium Rp72.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, telur ayam Rp21.000 per kilogram, serta Minyakita kemasan 1 liter seharga Rp15.000. Pedagang juga menyediakan bawang merah, bawang putih, tepung terigu, cabai rawit merah, dan cabai merah besar.
Disperindag Provinsi Jawa Timur menyiapkan 1.500 kilogram beras SPHP, 350 kilogram beras premium, 80 kilogram gula pasir, 240 liter minyak goreng, dan 90 kilogram telur ayam. Seluruh stok komoditas tersebut dilaporkan habis terjual dalam waktu singkat.
Kepala UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau (PSMB-LT) Jember, MH. Usamah Aruno Condro Buwono, mengatakan pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Antusiasme masyarakat masih tinggi. Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Jawa Timur, serta membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo, Yuda Hartanto, juga berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
“Kami berharap kegiatan pasar murah ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah,” katanya.
Salah seorang warga Sumber Taman, Yani (50), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurut dia, selisih harga yang lebih terjangkau dapat membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. “Senang sekali ada pasar murah seperti ini. Harganya lebih murah sehingga bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan keluarga. Uang belanja yang tersisa bisa digunakan untuk keperluan lainnya,” tuturnya.
Yani berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering dan menjangkau seluruh kelurahan di Kota Probolinggo. Dengan demikian, lebih banyak warga dapat memanfaatkan program tersebut.
Selain penjualan bahan pokok, kegiatan itu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Puskesmas Wonoasih juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah.[fir.ca]




