28 C
Sidoarjo
Thursday, September 17, 2026
spot_img

Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare untuk KEK Tembakau Madura

Sumenep, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan dukungan terhadap rencana pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Sumenep menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di wilayah Patean untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Sumenep siap mengambil bagian dalam proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Pengembangan kawasan berbasis komoditas tembakau membutuhkan sinergi empat kabupaten di Madura serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Kami menyambut baik dan mendukung penuh proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Ini harus menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat ekonomi dan potensi tembakau di Madura,” kata Fauzi, Kamis (17/9).

Ia menjelaskan, kesiapan lahan menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkab Sumenep dalam mendukung rencana tersebut. Lahan sekitar 30 hektare di Patean disiapkan untuk menjadi bagian dari pengembangan KEK Tembakau Madura. Namun, pemanfaatan lahan tersebut tetap harus melalui kajian serta tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. “Sumenep siap menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di Patean untuk mendukung rencana KEK Tembakau. Tentu kesiapan ini harus disinergikan dengan kajian dan tahapan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep menerima tim KAMURA dalam rangka membahas soal KEK tembakau Madura. Dalam pembahasan tersebut, Bupati Fauzi didampingi sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Diskoperindag, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas PKP, Sekretaris Bappeda, serta DPMPTSP Kabupaten Sumenep. Fauzi juga meminta Tim KAMURA lebih proaktif membangun komunikasi dengan Pemprov Jatim. Koordinasi tersebut dinilai penting agar usulan KEK Tembakau Madura dapat dirumuskan bersama sebelum diteruskan kepada pemerintah pusat. “Kami meminta Tim KAMURA juga aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemerintah kabupaten di Madura perlu satu langkah dan satu komunikasi dalam memperjuangkan usulan ini,” tegasnya.

Berita Terkait :  Komitmen Perbaikan Layanan, RSUD Husada Prima Gelar Konsultasi Publik

Fauzi menilai, pengembangan KEK tidak hanya mengandalkan satu daerah. Karena itu, koordinasi empat kabupaten di Madura perlu diperkuat agar proses pengusulan berjalan konkret. “Kita ingin proses ini berjalan konkret. Karena itu, koordinasi empat kabupaten di Madura bersama Pemprov Jawa Timur harus diperkuat agar usulan KEK Tembakau memiliki langkah tindak lanjut yang jelas,” tegasnya.

Usulan KEK Tembakau Madura selanjutnya diarahkan untuk diproses melalui Pemprov Jatim dan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus. Bagi Sumenep, kesiapan lahan dan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian dari langkah awal dalam pembahasan pengembangan kawasan berbasis komoditas tembakau di Madura. [sul.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!