Pemkab Madiun melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Madiun Tahun 2026 dipusatkan di lingkup Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Sabtu (10/10).sudarno/bhirawa.
Kabupaten Madiun, Bhirawa. – Sambut Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Madiun Tahun 2026 dipusatkan di lingkup Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. Sabtu (10/10).
MTQ tingkat Kab. Madiun diikuti sebanyak 338 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun unjuk kebolehan dalam ajang tahunan ini. Perlombaan terdiri dari lima cabang dan 14 golongan musabaqah mencakup Tartil dan Tilawah Anak, Tilawah Remaja dan Dewasa, Hifzh Al-Qur’an (MHQ) 1 Juz & 10 Juz, Syarhil Qur’an (MSQ), Fahmil Qur’an (MFQ), hingga Kaligrafi/Khath Al-Qur’an (MSKQ).
Sekretaris 2 LPTQ Kabupaten Madiun, Muhamad Tafrikhan mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring talenta dan potensi generasi Qur’ani hingga ke level desa dan kecamatan.
“Sejak kepengurusan baru terbentuk pada Oktober 2023, kami terus menjalin sinergi erat dengan berbagai lembaga keagamaan dan institusi pendidikan. Kerja keras ini membuahkan hasil manis, di mana Kabupaten Madiun berhasil menembus posisi 6 besar pada MTQ Jawa Timur 2025 lalu. Bahkan pertengahan September kemarin di Semarang, salah satu wakil kita, Mas Dzaniyal, sukses melenggang mewakili Kontingen Jawa Timur untuk cabang Syarhil Qur’an,” terang Tsfrihan.
Dikatakan pula guna menampung seluruh gelaran lomba, panitia membagi lokasi perlombaan ke dalam beberapa gedung di area Pendopo Muda Graha, di antaranya Gedung eks Kesbangpol, Gedung Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan (DKPP), Gedung PKK, Gedung Diklat, Gedung DinDukcapil, serta Gedung Korpri
“Target kita berikutnya pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember mendatang adalah menembus peringkat 5 besar, atau setidaknya mempertahankan posisi 6 besar. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati beserta jajaran pimpinan daerah atas dukungan penuh yang diberikan,” pungkas Tafrikhan.
Sementara itu antusiasme peserta pun dirasakan langsung oleh para official di lapangan. Iwan, official dari kontingen Kecamatan Gemarang menyebut bahwa pihaknya menerjunkan 12 peserta yang bertanding di bermacam kategori.
“Anak-anak yang kami kirim mulai dari jenjang MI, MTs, hingga SMA. Kalau untuk perolehan nilai tentu kita pasrahkan kepada dewan hakim, namun dari segi mental anak-anak sudah sangat siap bertanding. Kompetisi seperti ini sangat bernilai positif untuk melatih keberanian serta mental mereka sebelum nantinya terjun langsung di tengah masyarakat,”pungkas Iwan. [dar. hel].






