Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus mendorong penguatan pemasaran digital bagi pelaku usaha lokal.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah menyiapkan marketplace berbasis digital bernama “Dodolan Ekraf Bojonegoro” sebagai wadah promosi dan pemasaran produk maupun jasa masyarakat.
Platform tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga penyedia jasa lokal agar mampu memasarkan produk dan layanan mereka secara lebih luas melalui satu ekosistem digital yang terintegrasi. Saat ini, Disbudpar masih melakukan proses pendataan dan pendaftaran bagi pelaku usaha yang ingin bergabung.
Menariknya, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara gratis tanpa biaya layanan bagi penjual. Konsep itu diharapkan dapat meringankan pelaku usaha lokal dibandingkan marketplace komersial yang umumnya membebankan biaya administrasi maupun potongan penjualan.
Marketplace tersebut nantinya memungkinkan masyarakat memajang produk dan jasa lengkap dengan informasi harga yang dapat diakses publik setelah platform resmi diluncurkan.
Peluncuran direncanakan bersamaan dengan penyelenggaraan Bojonegoro Wastra Batik Festival sekitar 17 Juni 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, mengatakan marketplace tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital.
“Melalui Dodolan Ekraf Bojonegoro, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan penyedia jasa lokal untuk memasarkan produknya secara digital,” ujarnya, Kemarin (2/6).
Menurut dia, salah satu keunggulan platform tersebut adalah tidak adanya biaya pendaftaran maupun biaya layanan bagi pelaku usaha yang bergabung. Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan kualitas produk dan memperluas pasar tanpa terbebani biaya tambahan.
Ia menambahkan, marketplace lokal tersebut juga diharapkan menjadi etalase digital bagi berbagai produk unggulan dan jasa karya masyarakat Bojonegoro agar lebih dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di era digital.
Pemkab Bojonegoro menilai penguatan pemasaran berbasis digital menjadi langkah penting untuk membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. [bas.gat]


