Bondowoso, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik daerah yang telah sukses mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di tingkat Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, hingga tingkat nasional.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, saat menyambut kepulangan para anggota Paskibraka di Peringgitan Pendopo Raden Bagus Assra, Senin (24/8).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan rasa bangga atas capaian yang berhasil ditorehkan para anggota Paskibraka. Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas teknis dalam upacara pengibaran bendera, melainkan sebuah amanah dan kehormatan yang menuntut kedisiplinan, ketahanan mental, serta integritas kepribadian.
Ia berharap proses pembinaan dan penggemblengan yang telah dijalani para anggota Paskibraka selama persiapan tidak berhenti setelah seluruh rangkaian tugas selesai. “Nilai-nilai patriotisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, harus terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,”pesannya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bondowoso, Ahmad dalam laporannya menyampaikan, pada 2026 terdapat tiga pelajar asal Bondowoso yang berhasil menembus seleksi hingga tingkat regional dan nasional.
Mereka yakni Angelica Theona Putri dari SMA Negeri 1 Tenggarang yang terpilih sebagai Paskibraka Tingkat Nasional. Kemudian Ahmad Akbar Arifin dan Ranaya Aquerra Buditya dari SMA Negeri 2 Bondowoso yang terpilih sebagai Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Karina Nur Makaila hadir sebagai perwakilan dari 76 anggota Paskibraka Tingkat Kabupaten Bondowoso. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemkab Bondowoso juga memberikan uang pembinaan kepada para anggota Paskibraka. Angelica Theona Putri sebagai Paskibraka Tingkat Nasional menerima uang pembinaan sebesar Rp10 juta.
Adapun Ahmad Akbar Arifin dan Ranaya Aquerra Buditya yang mewakili Jawa Timur masing-masing menerima Rp5 juta. Sementara 76 anggota Paskibraka Tingkat Kabupaten Bondowoso masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta.
Angelica mengaku bersyukur mendapat kesempatan berharga untuk mewakili Kabupaten Bondowoso di tingkat nasional. Siswi SMA Negeri 1 Tenggarang itu juga membagikan pengalamannya selama menjalani pembinaan intensif selama 40 hari.
Menurut Angelica, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan baris-berbaris, tetapi juga mencakup pembekalan Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah bendera Merah Putih, tata krama, hingga table manner.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah dapat bertemu dengan rekan-rekan Paskibraka dari 38 provinsi dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut justru semakin mempererat tali persaudaraan di antara para anggota Paskibraka.
Angelica juga mengisahkan ketatnya ritme latihan yang dijalani selama masa pembinaan. Aktivitas dimulai sejak pukul 03.00 WIB hingga 23.00 WIB, sehingga waktu istirahat yang diperoleh hanya sekitar empat jam setiap hari.
Menjelang pelaksanaan tugas, intensitas latihan semakin meningkat. Para anggota Paskibraka mengikuti latihan gabungan bersama Paspampres di kawasan Monas, hingga menjalani gladi kotor dan gladi bersih di Istana Merdeka.
Bagi Angelica, momentum pengibaran bendera di Istana Merdeka menjadi salah satu pengalaman paling berkesan sekaligus membanggakan selama menjalani rangkaian pembinaan sebagai Paskibraka Nasional.
Di akhir kesempatan, Angelica berpesan kepada generasi muda Bondowoso agar tidak ragu untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru. “Jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru. Keberanian mengambil kesempatan adalah kunci untuk membuka ruang pengalaman dan peluang berkembang yang lebih luas,” ujarnya.
Seluruh anggota Paskibraka Bondowoso dinilai telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme. Capaian tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bondowoso karena putra-putri daerah mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional. [san.wwn]



