27.2 C
Sidoarjo
Tuesday, July 7, 2026
spot_img

Pameran Foto dan Lukisan Sokong Wisatawan Kunjungi Mojokerto


Mojokerto, Bhirawa – Keberadaan ruang jurnalis Mojokerto yang tergabung dalam wadah Media Center ( MC ) yang berisikan sekitar 30 media, baik cetak, TV. Radio serta media siber. Ternyata cukup mendukung mempopulerkan destinasi wisata budaya dan sejarah serta kuliner Majapahit ke kanca Regional. Nasional. Bahkan Internasional.

Tercatat sudah dua kali, atas publikasi MC momen penting yang digelar Pemkab maupun Pemkot Mojokerto berhasil menyedot wiastawan berkunjung ke Bumi Majapahit ini.

Salah satunya gelaran Haul Syeh Jumadil Kubroh di Trowulan, Majapahit Run 2026 rangkaian hut ke- 108 Pemkot Mojokerto, Pengunjungnya ribuan orang pesertanya tidak hanya datang dari lokal, regionàl dan nasional, dari Australia dan Malayasiapun ada.

Menyadari hal ini, kini 30 Media yang ada dibawah MC menggelar pameran Foto dan lukisan hasil jepretan kamera dan tangan terampil dari awak media yang ada di MC.

Tercatat ada 29 lukisan dan foto yang dipamerkan di Sunrice lantai dasar Kota Mojokerto, sejak 8 hingga 31 Juli mendatang.

Pembukaan pameran akan dilakukan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, Rabu (8/7).

Koordinator MCRJM Safi’udin mengatakan, Tata ruang dan letak sangat rapi, bersama 24 foto bidikan fotografer profesional S. Kurniawan dan P. Waluyo beserta belasan foto bertema peristiwa budaya karya apik jurnalis dari Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Berita Terkait :  Wamenaker Apresiasi Keterlibatan Perusahaan dalam Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Hasil karya kolaborasi reporter televisi Indosiar-SCTV, fotografer koran Radar Mojokerto, dan wartawan siber Inilah Mojokerto itu merupakan persembahan Media Center Ruang Jurnalis Mojokerto (MCRJM). Karya seni yang sedikit jarang nampil di Mojokerto.

“Pameran ini meleburkan batas-batas individual, menghadirkan karya kolektif dari pelukis, jurnalis, pewarta dari berbagai media, hingga rekan-rekan pelaku fotografi lintas latar belakang yang memiliki dedikasi tinggi pada perekaman budaya Nusantara. Karenanya dengan bangga, kami mempersembahkan pameran bertajuk Merekam Peristiwa Merawat Budaya ini, ” cetusnya

Lebih lanjut ditambahkan Safiudin, pemilihan ruang publik di Sunrise Mall Mojokerto sebagai lokasi fisik pameran adalah ikhtiar untuk menempatkan pesan-pesan budaya ini tepat di pusat aktivitas masyarakat. “Agar lebih banyak kelompok masyarakat yang bisa menikmati, merekam, dan juga menggali makna dari karya yang dipamerkan, ” tuturnya.

Pantauan Bhirawa di lokasi, pengunjung yang hadir akan menikmàti sorotan lampu temaram yang khas, membuat lukisan dan foto yang di pampang terlihat lebih hidup. Lebih estetik. Dilihat pada malam hari karya dari para jurnalis itu nampak semakin elegan.

Apalagi ukuran dari lukisan yang dipamerkan tidak kecil. Kesan gagahnya nampak kuat. “Paling kecil sekitar 50 x 100 Cm. Paling besar ada setengah meter lebih panjang.

Diak salah seorang pelukis menjelaskan, lukisan ini adalah murni hasil karya pelaku fotografi yang intens merekam ragam peristiwa kebudayaan Nusantara, diantaranya, adalah Gandrung Sewu, Topeng Malang, Perang Obor, Kasada hingga foto foto alam dan benda/still life.jelasnya. [min.wwn]

Berita Terkait :  UBHARA Surabaya Wisuda 207 Lulusan, Semangat Wisudawan Tertua jadi Inspirasi

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!