Gresik, Bhirawa – Komisi I DPRD Kabupaten Gresik menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di wilayah Yosowilangun. Kegiatan ini bertujuan memastikan kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) semakin efisien, cepat, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Monev dihadiri oleh petugas registrasi dan operator adminduk yang bertugas sebagai ujung tombak pelayanan serta pendataan di tingkat desa dan kelurahan. Berbagai kendala yang dihadapi petugas di lapangan menjadi perhatian utama, mulai dari keterbatasan fasilitas kerja hingga kebutuhan dukungan operasional agar proses pelayanan dapat berjalan lebih lancar.
Wakil Ketua I DPRD Gresik, Elvita Yuliati, menyatakan bahwa petugas adminduk memiliki peran sangat penting dalam menjamin data kependudukan tetap akurat dan selalu diperbarui. Oleh karena itu, kebutuhan mereka harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Mereka bekerja langsung melayani warga dan memperbarui data kependudukan. Kami berharap ada dukungan berupa insentif, minimal sekitar Rp100 ribu per bulan, untuk membantu kebutuhan operasional termasuk pengganti biaya paket data,” ujarnya.
Selain soal insentif, ia juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas internet atau jaringan WiFi yang memadai. Akses yang stabil akan memudahkan petugas menginput dan memperbarui data tanpa kendala teknis yang bisa memperlambat proses layanan.
“Pendataan yang cepat dan tepat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya.
Elvita menambahkan, jika dukungan fasilitas dan operasional terpenuhi, proses pendataan akan berlangsung lebih cepat dan akurat. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin optimal dan seluruh data kependudukan dapat diperbarui tepat waktu saat dibutuhkan. [kim.kt]


